Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengklaim salah satu pendahulunya sangat mendukung serangan yang dilakukan AS ke Iran. Selain itu, ia juga mengklaim eks presiden AS tersebut sangat mendukung pembunuhan mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari 2026 lalu.
Namun, Trump tidak menyebut siapa eks presiden AS yang ia maksud. Saat ditanya oleh media, presiden yang kini berusia 79 tahun tersebut juga enggan menjawab. Sebab, Trump tidak mau orang yang ia maksud berada dalam bahaya karena pernyataannya.
“Dia berkata, 'Saya berharap saya melakukan apa yang Anda lakukan'. Saya tidak ingin menyebutkan siapa. (Sebab), saya tidak ingin membuatnya mendapat masalah,” ujar Trump kepada awak media pada Senin (16/3/2026), seperti dilansir The Strait Times.
