Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_7135.jpeg
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (dok. YouTube World Economic Forum)

Intinya sih...

  • Donald Trump menyatakan telah menyelamatkan dunia dari potensi perang dunia ketiga antara Rusia dan Ukraina.

  • Trump merasa memiliki bakat dalam mendamaikan konflik antarnegara, namun mengakui kesulitan menyelesaikan deal antara Zelenskyy dan Putin.

  • Trump berharap Zelenskyy dan Putin bisa meraih kedamaian melalui perjanjian yang ada, jika tidak, menurutnya kedua kepala negara itu bodoh.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan dirinya telah menyelamatkan dunia dari potensi perang dunia ketiga.

Menurut dia, perang dunia ketiga bisa dipicu oleh konflik geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang tak kunjung selesai. Perang itu telah berlangsung sejak 24 Februari 2022.

Kembalinya dia ke Gedung Putih menurutnya akan mendorong perdamaian antara kedua negara itu.

“Tanpa kami, saya pikir Putin akan mengerahkan seluruh caranya. Dan saya pikir kami sudah berhasi. Saya bahkan berpikir bisa terjadi perang dunia ketiga jika Anda mau tahu kenyataannya,” kata Trump, Rabu (21/1/2026).

Trump merasa, dirinya punya bakat dalam mendamaikan konflik antarnegara. Namun, kemampuan itu menurutnya tak dimiliki Joe Biden dan Kamala Harris.

“Jika Kamala terpilih jadi presiden, atau Joe, atau pengamat dari mana pun, saya pikir Anda bisa berakhir di perang dunia ketiga,” ucap Trump.

Namun, Trump mengaku menempuh perjalanan untuk Rusia dan Ukraina bukanlah hal yang mudah. Sebab, ada kebencian mendalam antara Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Ini tidak baik untuk menyelesaikan deal,” ujar Trump.

Trump menegaskan perang antara Rusia dengan Ukraina harus segera usai karena telah menyebabkan banyak korban jiwa.

“Apa yang terjadi itu buruk, ini adalah perang drone, drone yang bisa membunuh ribuan orang dalam satu minggu,” bebernya.

Setelah pidatonya di WEF, Trump mengaku akan bertemu dengan Zelenskyy. Dia pun berharap Zelenskyy dan Putin bisa meraih kedamaian melalui perjanjian yang ada. Jika tidak, menurutnya kedua kepala negara itu bodoh.

“Jika mereka tidak menyelesaikan hari ini, mereka bodoh,” ujar Trump.

Editorial Team