Jakarta, IDN Times - Parlemen Ukraina resmi mengesahkan undang-undang yang mengizinkan kewarganegaraan ganda pada Rabu (18/6/2025), sebagai respons terhadap krisis demografi yang diperparah perang melawan Rusia sejak Februari 2022. Undang-undang ini disahkan dengan dukungan 243 anggota parlemen.
Langkah ini bertujuan memperkuat ikatan dengan diaspora global dan memberi peluang bagi warga asing yang mendukung Ukraina untuk memperoleh status kewarganegaraan, tanpa melepas paspor asal mereka.
Pemerintah berharap reformasi ini bisa menjadi daya tarik bagi diaspora untuk kembali, seiring upaya rekonstruksi dan pemulihan ekonomi pascaperang.