Jakarta, IDN Times - Uni Eropa (UE) secara resmi menyetujui rencana pelarangan total impor gas dari Rusia pada Senin (26/1/2026). Keputusan ini membuka jalan bagi kebijakan tersebut untuk berlaku sebagai undang-undang yang mengikat di seluruh kawasan UE, meskipun mendapat penolakan dari Hungaria dan Slovakia.
Persetujuan final diberikan dalam pertemuan para menteri Uni Eropa di Brussels. Kebijakan ini sekaligus menjadikan komitmen UE untuk memutus ketergantungan energi dari Rusia sebagai kewajiban hukum, hampir empat tahun setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada 2022.
Dilansir dari Politico EU, Hungaria dan Slovakia langsung menyatakan akan menggugat keputusan tersebut ke Mahkamah Eropa (European Court of Justice). Kedua negara menilai kebijakan itu bertentangan dengan kepentingan nasional mereka dan berpotensi menaikkan harga energi secara signifikan.
Meski menuai penolakan, aturan ini tetap disahkan melalui mekanisme mayoritas diperkuat, yang memungkinkan kebijakan lolos tanpa persetujuan bulat dari seluruh negara anggota.
