Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 50 keluarga Palestina dari komunitas Badui di Tepi Barat yang diduduki terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat meningkatnya ancaman dan serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel.
Menurut kantor berita Palestina Wafa, 30 keluarga Palestina meninggalkan komunitas Arab Mleihat Badui di barat laut Jericho pada Jumat (4/7/2025) pagi, sementara 20 lainnya telah mengungsi pada Kamis (3/7/2025). Komunitas tersebut sebelumnya dihuni oleh 85 keluarga, yang berjumlah sekitar 500 orang.
Alia Mleihat mengungkapkan bahwa keluarganya terpaksa melarikan diri ke kamp pengungsi Aqbat Jabr di selatan Jericho setelah para pemukim mengancam dirinya dan keluarga lain dengan todongan senjata. Sementara itu, Mahmoud Mleihat, seorang ayah tujuh anak berusia 50 tahun, memutuskan untuk pergi demi melindungi anak-anak mereka.
"Para pemukim bersenjata dan menyerang kami, dan militer (Israel) melindungi mereka. Kami tidak dapat melakukan apa pun untuk menghentikan mereka," ujar Mahmoud.