Kaohsiung selama puluhan tahun dikenal sebagai kota pelabuhan dan pusat industri berat di Taiwan. Citra tersebut melekat kuat berkat aktivitas baja, galangan kapal, dan kawasan manufaktur yang mendominasi lanskap kotanya. Namun seiring perubahan zaman, Kaohsiung perlahan membuktikan bahwa kota industri juga bisa bertransformasi menjadi ruang kreatif yang hidup dan penuh gagasan segar.
Perubahan wajah Kaohsiung gak terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan perencanaan kota, revitalisasi ruang publik, dan dorongan kuat pada sektor seni serta budaya. Dari pelabuhan yang dulunya kaku hingga ruang seni yang ramai aktivitas, Kaohsiung menawarkan cerita transformasi yang menarik untuk disimak. Kalau penasaran bagaimana kota ini beralih dari kesan industrial menuju pusat creative yang dinamis, yuk telusuri faktanya satu per satu!
