Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kura-kura angulata
Kura-kura angulata (commons.wikimedia.org/magriet b)

Intinya sih...

  • Persebaran kura-kura angulata terbatas pada wilayah barat daya Afrika bagian Selatan

  • Kura-kura angulata memiliki perisai tenggorokan tunggal dan sistem reproduksi yang unik

  • Kura-kura angulata adalah omnivora, dapat hidup hingga 40-60 tahun di alam liar

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kura-kura angulata ( chersina angulata ) adalah spesies kura-kura biasa ditemukan di daerah kering dan vegetasi semak pantai di Afrika Selatan.

Kura-kura angulata cocok dipelihara, tapi bukan yang terpopuler. Penduduk setempat di habitatnya kadang menjadikan kura-kura angulata sebagai makanan. Selain itu, kura-kura angulata dimanfaatkan cangkangnya untuk berbagai macam barang seperti perhiasan, pernak-pernik dan hiasan dinding.

Tidak seperti kura-kura kebanyakan, kura-kura angulata unik karena bisa minum melalui lubang hidungnya, lho, dilansir dewetswild. Sebenarnya masih banyak hal menarik tentang kura-kura angulata ini. Check this out!

1. Persebaran kura-kura angulata

Kura-kura angulata (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Persebaran kura-kura angulata terbatas pada wilayah barat daya Afrika bagian Selatan mulai dari Namibia barat, Provinsi Northern Cape, Western Cape hingga Eastern Cape, Taman Nasional Karoo di Great Karoo, Kepulauan Robben, Dassen dan Dyer.

Kura-kura angulata dikirim ke banyak benua seperti Amerika dan Eropa. Namun beberapa bulan kemudian, mereka mati karena tak bisa menyesuaikan diri di beberapa negara bagian Amerika Serikat dan sebagian Eropa dengan kondisi lembap. Ternyata, kura-kura angulata sangat cocok hidup di daerah beriklim di Mediterania.

2. Cara mengenal kura-kura angulata

Kura-kura angulata (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Kura-kura angulata berbeda sendiri dibandingkan kura-kura di Afrika karena memiliki perisai tenggorokan tunggal. Jantan memiliki karapas bagian atas yang memanjang dan melebar di bagian depan dan belakang. Sementara, betina mempunyai kubah yang menonjol.

Kura-kura ini memiliki perisai abu-abu gelap atau hitam. Perisainya berbentuk segitiga baik hitam dan kuning yang memanjang dari tepi cangkang hingga ke tepi tulang kosta. Kura-kura sendiri berwarna coklat muda dan hitam dengan plastron berwarna merah kecoklatan dengan bagian tengahnya, hitam.

3. Sistem reproduksinya

Kura-kura angulata (commons.wikimedia.org/Bloopityboop)

Untuk merebut betina, jantan akan saling bertarung sama lain dengan cara serudukan dan penggunaan gular. Pemenang ditentukan saat yang kalah melarikan diri atau terbaring terbalik.

Setelah kawin, betina dapat menyimpan sperma untuk nanti digunakan. Betina dapat bertelur hingga 6 kali dalam setahun. Setelah telur menetas, anak-anak kura-kura akan mulai hidup mandiri. Kematangan seksual kura-kura angulata dimulai saat usia 10-12 tahun.

4. Perilaku unik kura-kura angulata

Kura-kura angulata (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Kura-kura angulata dapat aktif sepanjang tahun dengan kisaran antara 57 dan 84 derajat fahrenheit. Mereka suka bersembunyi di bawah tanaman dan cenderung mengubur dirinya ke dalam pasir di bawah semak-semak. Penglihatan kura-kura tampak baik jika dalam jarak pendek. Mereka soliter kecuali saat masa kawin.

Kura-kura angulata punya strategi untuk bertahan di musim kemarau. Kulit kura-kura kering dan kedap air sehingga meminimalisir kehilangan cairan. Saat cuaca panas, kura-kura tidak beraktivitas sehingga meminimalisir hilangnya cairan tubuhnya.

5. Pola makan dan predatornya

Kura-kura angulata (commons.wikimedia.org/Donald Hobern)

Kura-kura angulata adalah omnivora yang memakan rumput, tanaman sukelen, siput, serangga dan kotoran hewan. Mereka tak memiliki gigi, hanya mengandalkan paruhnya yang bertanduk untuk memotong rumput dan tanaman sukulen. Kura-kura langsung menelan utuh makanannya.

Untuk melindungi diri dari ancaman termasuk dari predator, kura-kura angulata memasukkan kepala, kaki dan ekor ke dalam cangkang. Sejumlah predatornya seperti babon, biawak batu, burung sekretaris, camar laut dan gagak.

Selain itu, kura-kura juga mengeluarkan cairan isi perutnya ketika dipegang oleh manusia. Uniknya, kura-kura angulata dapat meminum air lewat lubang hidungnya di mana airnya mengalir ke lubang hidung menuju rongga mulut.

Diketahui bahwa kura-kura angulata dapat hidup dari 40-60 tahun di alam liar. Secara populasi, kura-kura angulata belum termasuk terancam punah, namun mereka menghadapi berbagai ancaman seperti perusakan habitat dan kebakaran semak. Itulah salah satu fakta menarik dari kura-kura khas Afrika.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team