Potret Matmata (commons.wikimedia.org/Максим Улитин/CC BY 3.0)
Pada tahun 2011, pemerintah Tunisia mengajukan proposal untuk menjadikan Matmata sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO, dengan harapan saat itu dapat melindungi dan melestarikan keunikan arsitektur dan budaya desa ini. Kabar baiknya, proposal ini sangat diterima oleh UNESCO. Namun, Matmata belum resmi diakui secara resmi hingga saat ini. Pada tahun 2020 pemerintah Tunisia mengajukan daftar Tentatif atau resmi sebagai bagian dari nominasi warisan budaya yang mungkin saja beberapa tahun mendatang akan disetujui dan diakui secara resmi oleh UNESCO.
Pengakuan ini merupakan sebuah penghormatan kepada seluruh penduduk Matmata dan pemerintah yang sangat menjaga keasrian budaya yang telah ada sejak zaman kuno. Dengan langkah serius pemerintah ingin pengajuan ke UNESCO, sangat diharapkan Matmata dapat menjadi salah satu destinasi yang lebih populer.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Matmata, salah satu desa kecil yang ada di Tunisia Selatan. Matmata bukan hanya sebuah desa kecil dengan rumah-rumah sederhana, tetapi desa ini membuktikan pada dunia bahwa budaya yang terjaga itu sangat penting adanya untuk menjaga keaslian dan autentik suatu tempat. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.