Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kota Cartagena di Kolombia
kota Cartagena di Kolombia (commons.wikimedia.org/Bernard Gagnon)

Intinya sih...

  • Kota tua Cartagena dikelilingi tembok pertahanan tebal untuk melindungi dari serangan bajak laut dan asing.

  • Benteng Castillo San Felipe de Barajas, salah satu benteng kolonial terbesar di Amerika Latin, menjadi destinasi wisata sejarah yang populer.

  • Arsitektur kolonial penuh warna mencerminkan pengaruh Spanyol dan menjadikan Cartagena kota kolonial paling fotogenik di Karibia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cartagena adalah salah satu kota paling bersejarah dan fotogenik di Kolombia. Terletak di pesisir Laut Karibia, kota ini memadukan arsitektur kolonial, benteng pertahanan megah, dan suasana tropis yang hangat. Tak heran jika Cartagena menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Didirikan pada tahun 1533 oleh bangsa Spanyol, Cartagena berkembang sebagai pelabuhan penting di kawasan Karibia. Kota ini pernah menjadi pusat perdagangan dan jalur utama pengiriman emas serta perak ke Eropa. Yuk, kita simak 5 fakta menarik kota kolonial ikonik di tepi laut Karibia ini!

1. Kota tua berbenteng yang mendunia

kota Cartagena di Kolombia (commons.wikimedia.org/Joe Ross)

Bagian paling ikonik dari Cartagena adalah kota tuanya yang dikelilingi tembok pertahanan tebal. World Heritage Site menyebutkan bahwa sistem benteng ini dibangun untuk melindungi kota dari serangan bajak laut dan kekuatan asing pada abad ke-16 hingga ke-18. Struktur pertahanan ini menjadi salah satu yang paling lengkap dan terawat di Amerika Latin.

Pada tahun 1984, kawasan pelabuhan, benteng, dan monumen bersejarah Cartagena diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Pengakuan ini menegaskan nilai historis dan arsitektur kolonialnya yang luar biasa. Hingga kini, tembok kota tersebut masih berdiri kokoh dan menjadi daya tarik utama wisata.

2. Benteng castillo san felipe de barajas

benteng castillio de san felipe di Cartagena (commons.wikimedia.org/Joe Ross)

Salah satu simbol kekuatan pertahanan kota ini adalah Castillo San Felipe de Barajas. Britannica menjelaskan bahwa benteng ini dibangun pada abad ke-17 dan dirancang dengan sistem terowongan serta jalur strategis untuk menghadapi serangan musuh. Lokasinya yang berada di atas bukit memberi keuntungan militer yang signifikan.

Castillo San Felipe dikenal sebagai salah satu benteng kolonial terbesar yang dibangun oleh Spanyol di Amerika. Struktur ini memainkan peran penting dalam mempertahankan kota dari serangan Inggris pada 1741. Kini, benteng tersebut menjadi destinasi wisata sejarah yang sangat populer.

3. Arsitektur kolonial yang penuh warna

kota tua Cartagena (commons.wikimedia.org/Pedro Szekely)

Jalan-jalan di dalam kota tua Cartagena dipenuhi bangunan kolonial dengan balkon kayu dan dinding berwarna cerah. Dilansir Lonely Planet, gaya arsitektur ini mencerminkan pengaruh Spanyol yang kuat sejak masa penjajahan. Detail seperti pintu kayu besar dan jendela berjeruji besi masih terjaga dengan baik.

Warna-warna mencolok pada fasad bangunan memberi kesan hidup dan hangat. Kombinasi antara sejarah dan estetika ini menjadikan Cartagena salah satu kota kolonial paling fotogenik di Karibia. Atmosfernya menghadirkan perpaduan romantis antara masa lalu dan masa kini.

4. Pelabuhan penting di era kolonial

kota Cartagena di Kolombia (commons.wikimedia.org/Bybbisch94)

Pada masa kolonial, Cartagena menjadi salah satu pelabuhan terpenting bagi Kekaisaran Spanyol. Mengutip Smithsonian magazine, kota ini berfungsi sebagai pusat perdagangan emas, perak, dan komoditas lainnya dari Amerika Selatan menuju Eropa. Peran strategis ini membuatnya menjadi target serangan berbagai kekuatan Eropa.

Selain perdagangan, Cartagena juga memilki sejarah kelam sebagai salah satu pelabuhan utama perdagangan budak di Amerika Latin. Warisan sejarah ini menjadi bagian penting dalam memahami dinamika sosial dan budaya kota tersebut. Hingga kini, pengaruh sejarah itu masih tercermin dalam budaya lokalnya.

5. Perpaduan sejarah dan suasana tropis

kota Cartagena di Kolombia (commons.wikimedia.org/Bernard Gagnon)

Meski dikenal sebagai kota bersejarah, Cartagena juga menawarkan suasana tropis khas Karibia. Dilansir Colombia Travel, pantai, musik salsa, serta kuliner laut segar menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Kota ini memadukan wisata sejarah dengan pengalaman santai di tepi laut.

Kombinasi antara tembok kolonial, plaza yang ramai, dan pemandangan laut menjadikan Cartagena destinasi yang unik. Di siang hari, wisatawan dapat menjelajahi bangunan bersejarah, sementara malam hari dipenuhi cahaya lampu dan musik. Harmoni antara masa lalu dan kehidupan modern membuat kota ini terus hidup dan relevan.

Cartagena bukan sekadar kota pesisir biasa, melainkan simbol sejarah kolonial yang berpadu dengan pesona tropis Karibia. Dari benteng megah hingga gang-gang penuh warna, setiap sudutnya menyimpan cerita masa lalu yang menarik untuk dijelajahi. Tak heran jika kota ini terus memikat hati wisatawan dan menjadi salah satu ikon paling terkenal di Kolombia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team