Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kota Waterford, Irlandia
Kota Waterford, Irlandia (commons.wikimedia.org/Typhoon)

Intinya sih...

  • Kota tertua besutan bangsa Viking

  • Tempat lahirnya bendera nasional Irlandia

  • Punya menara sipil tertua di Irlandia

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Waterford memiliki banyak peninggalan sejarah yang menarik dan beragam. Kota ini sudah ada jauh sebelum Dublin berkembang, dengan sisa-sisa tembok kuno yang masih mengelilingi pusat kota dan menandai batas-batas wilayah yang pernah strategis bagi para pedagang dan pelaut.

Bangunan-bangunan batu yang tetap utuh memberi gambaran jelas tentang arsitektur masa lalu, sementara beberapa sudut kota menyimpan catatan tentang kehidupan masyarakat pesisir Irlandia di era lampau. Penasaran? Berikut beberapa fakta menarik yang membuat Waterford menonjol dalam sejarah Irlandia.

1. Kota tertua besutan bangsa Viking

Kota Waterford, Irlandia (pixabay.com/gbollard)

Waterford punya sejarah panjang yang bermula saat para pelaut utara mendarat dan membangun pemukiman di tenggara Irlandia. Dilansir laman The Guardian, bangsa Viking mendirikan kota ini sekitar tahun 914 Masehi dengan nama Vadrarfjordr atau "pelabuhan musim dingin" sebagai tempat beristirahat yang aman bagi para pejuang mereka.

Popularitas kota ini sempat meredup selama seribu tahun setelah pengaruh Anglo-Norman meluas dan membuat Dublin naik kasta menjadi ibu kota. Selama berabad-abad, wilayah ini hanya dianggap sebagai catatan kaki yang sepi karena turis lebih banyak menghabiskan waktu di pesisir barat, sebelum akhirnya kini Waterford kembali dilirik sebagai destinasi perjalanan yang menarik.

2. Tempat lahirnya bendera nasional Irlandia

Ilustrasi bendera Irlandia (commons.wikimedia.org/Aerra Carnicom)

Masyarakat dunia mengenal bendera hijau, putih, dan oranye sebagai identitas Irlandia, namun tidak banyak yang tahu kalau simbol tersebut pertama kali berkibar di sini pada 7 Maret 1848. Dilansir laman Panoramic Ireland, Thomas Francis Meagher adalah sosok yang mengibarkan bendera tersebut untuk pertama kali di gedung nomor 33, kawasan The Mall, Waterford.

Warna putih di bagian tengah punya pesan mendalam sebagai simbol perdamaian antara kelompok Protestan (oranye) dan Katolik (hijau). Sampai sekarang, bendera berukuran besar masih dikibarkan di lokasi yang sama untuk mengenang keberanian Meagher sebelum akhirnya berpetualang ke Amerika Serikat dan menjadi gubernur di Montana.

3. Punya menara sipil tertua di Irlandia

Reginald's Tower, Kota Waterford, Irlandia (commons.wikimedia.org/Zairon)

Reginald's Tower adalah landmark paling ikonik di Waterford yang terus digunakan secara aktif selama lebih dari 800 tahun tanpa pernah hancur. Dilansir laman Heritage Ireland, menara ini berdiri di atas lahan yang dulunya merupakan benteng kayu milik Viking, sebelum akhirnya diperkuat oleh bangsa Anglo-Norman menjadi titik pertahanan paling kokoh di tembok kota.

Bagian dalamnya menyimpan jejak sejarah kelam sekaligus penting, mulai dari sel penjara abad ke-19 hingga gudang penyimpanan bubuk mesiu dan meriam. Tangga spiral di bangunan ini mengarah ke koleksi harta karun Viking yang menjadi bagian dari Museum Treasures, termasuk pedang kuno milik kepala polisi yang pernah tinggal di sana.

4. Industri kristal yang mendunia

Kantor Waterford Crystal (commons.wikimedia.org/Ticketautomat )

Nama Waterford telah lama menjadi jaminan kualitas untuk kerajinan kaca mewah yang keindahannya diakui secara global. Dilansir laman Ashford Castle, dua bersaudara George dan William Penrose mendirikan Waterford Crystal pada 1783 dengan visi menciptakan produk kristal yang memiliki tingkat kejernihan luar biasa.

Meski sempat berhenti beroperasi selama hampir satu abad, kejayaan merek ini bangkit kembali pada 1947 berkat sentuhan pengrajin asal Ceko yang mengadopsi pola ukiran tradisional. Proses produksinya pun tidak sembarangan, karena setiap pemotong kristal harus melewati pelatihan ketat selama minimal delapan tahun untuk memastikan setiap produk, mulai dari gelas bar hingga lampu gantung mewah, memiliki standar seni yang sempurna.

5. Keunikan Roti Blaa yang dilindungi

Roti Blaa (commons.wikimedia.org/さえぼー)

Kudapan khas bernama Blaa menjadi menu sarapan wajib bagi penduduk lokal yang sudah ada sejak kedatangan kelompok Huguenot dari Prancis ratusan tahun lalu. Dilansir laman Walsh’s Bakehouse, para imigran tersebut membawa tradisi membuat roti putih lembut ini dan membuka toko roti pertama mereka di Waterford pada tahun 1702.

Nama "Blaa" diduga berasal dari kata bahasa Prancis kuno blaad atau blanc yang merujuk pada tampilan tepung putihnya yang khas. Yang menarik, roti ini awalnya dibuat dari sisa adonan agar tidak terbuang percuma, namun kini popularitasnya begitu besar hingga warga lokal mengonsumsi sekitar 12.000 butir setiap hari.

Karena sejarahnya yang kuat, sejak 2013 roti ini mendapatkan perlindungan hukum PGI yang memastikan hanya pembuat roti di wilayah Waterford saja yang boleh menggunakan nama Blaa.

Waterford menyimpan lapisan sejarah yang beragam, mulai dari peninggalan Viking hingga tradisi lokal yang terus berjalan. Kota ini juga menampilkan jejak budaya dan kehidupan sehari-hari di Irlandia, dari menara batu kokoh hingga kerajinan dan kuliner khasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team