Varosha adalah nama sebuah kawasan di Famagusta, Siprus, yang pernah berkembang sebagai pusat komersial sekaligus resor wisata di pesisir selatan kota itu. Menurut Britannica, kawasan ini dibangun sebagai pusat komersial dan resor wisata, lalu berubah menjadi ruang yang tertutup dan nyaris membeku dalam waktu setelah konflik 1974.
Yang membuatnya menarik bukan hanya karena bangunan bangunannya kosong, tetapi karena Varosha menyatukan sejarah konflik, kebijakan internasional, dan perubahan lingkungan dalam satu lanskap. Di satu sisi, kawasan ini berada dalam sengketa politik yang terus dipantau PBB dan Uni Eropa. Di sisi lain, alam perlahan mengisi celah yang ditinggalkan manusia, dari semak liar hingga fauna pesisir.
