ilustrasi aktivitas berdandan sebagai simbol kebebasan dan kepercayaan diri di era modern (pexels.com/Polina Tankilevitch)
Memasuki abad ke-20, makeup berkembang pesat berkat pengaruh Hollywood. Para aktris seperti Greta Garbo dan Marilyn Monroe menjadi ikon kecantikan yang menginspirasi jutaan perempuan di seluruh dunia. Produk seperti foundation dan maskara yang awalnya dibuat untuk kebutuhan film, kemudian menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Berkat kemajuan teknologi dan iklan yang masif, makeup pun beralih dari simbol kelas sosial menjadi kebutuhan umum yang mudah dijangkau oleh semua kalangan.
Di abad ke-21, makeup menjadi cara bagi banyak orang untuk mengekspresikan diri dengan bebas. Banyak merek kosmetik yang menghadirkan produk untuk berbagai warna kulit, sehingga semua orang bisa merasa terwakili. Tren kosmetik ramah lingkungan juga semakin digemari seiring meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan. Kini, makeup tidak hanya digunakan untuk mempercantik diri, tetapi juga untuk menunjukkan kepribadian dan nilai yang diyakini. Inovasi dan keterbukaan terhadap keberagaman membuat makeup di era modern benar-benar menjadi milik semua orang.
Perkembangan makeup menunjukkan bagaimana manusia menggunakan riasan untuk berbagai tujuan, mulai dari ritual hingga ekspresi diri. Dari Mesir Kuno sampai era modern, makeup telah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan sehari-hari. Saat ini, makeup tidak hanya untuk mempercantik diri, tetapi juga untuk menunjukkan identitas dan kepribadian. Perjalanan panjang ini memperlihatkan bahwa makeup selalu berkembang mengikuti zaman dan cara pandang manusia terhadap kecantikan.