Diapit oleh dua raksasa Asia, Tiongkok dan India, sebuah kerajaan kecil di Pegunungan Himalaya hidup dengan caranya sendiri yang unik. Namanya Bhutan, sebuah negara yang mungkin jarang terdengar gaungnya di panggung dunia, namun menyimpan pesona yang membuat banyak orang berdecak kagum. Negara ini secara sadar memilih jalur yang berbeda, di saat negara lain berlomba-lomba mengejar pertumbuhan ekonomi, Bhutan justru mengajukan pertanyaan yang lebih fundamental: apa arti kemajuan sesungguhnya?
Jawaban dari pertanyaan itu membuat Bhutan menjadi anomali yang memesona di era modern. Pemerintah dan rajanya memutuskan bahwa kesejahteraan rakyat tidak bisa hanya diukur dari angka-angka materi. Mereka membangun negara di atas fondasi pelestarian lingkungan, budaya yang luhur, dan yang terpenting, kebahagiaan warganya. Kebijakan-kebijakan yang lahir dari filosofi ini menghasilkan sederet fakta unik yang membuat Bhutan tampak seperti negeri dongeng yang menjadi nyata.
