Pohon zaitun (pexels.com/Toni)
Pohon zaitun termasuk di antara tanaman budidaya yang berumur paling panjang di dunia. Ketahanan, kemampuan beregenerasi, dan hubungan simbolisnya dengan umur panjang telah menjadikannya tanaman pokok di seluruh Mediterania selama ribuan tahun.
Pohon zaitun jika mendapatkan perawatan yang benar, maka dapat hidup selama beberapa abad. Bahkan, banyak kebun zaitun kuno di Yunani, Italia, dan Timur Tengah masih memiliki pohon yang diperkirakan berusia lebih dari 1.000 tahun. Bahkan terdapat spesimen warisan yang diyakini berusia 2.000 hingga 3.000 tahun, yang masih aktif menghasilkan buah hingga saat ini.
Dilansir Complete Grow, di Australia, pohon zaitun hidup dengan kondisi pertumbuhan yang baik dan terlindung dari hama, pohon ini terus menghasilkan buah dan tetap tumbuh selama 300-500 tahun lamanya.
Pohon zaitun tentu mengalami banyak perubahan setelah pertumbuhan yang sangat lama, misalnya dari batang yang menjadi berongga seiring bertambahnya usia. Uniknya, pohon ini memiliki kemampuan regenerasi dari pangkal dan menghasilkan tunas baru. Kualitas regenetatif ini memastikan bahwa, dengan pemangkasan dan nutrisi yang tepat, pohon zaitun tetap berfungsi dengan baik.
Tidak hanya kemampuan regenerasi saja, pohon zaitun juga memiliki kayu yang keras. Kayu yang padat dan tumbuh lambat ini tahan terhadap pembusukan, sehingga batang pohon dapat bertahan hingga berabad-abad bahkan ketika batang sudah berongga.