Pemandangan udara Kota San Marino, ibu kota Republik San Marino, yang terletak di puncak Gunung Titano (unsplash.com/avide Cattaneo)
Menurut Britannica, pada tahun 2025, perkiraan populasi San Marino adalah sekitar 34.100 jiwa, dengan kepadatan penduduk 1.420,8 jiwa per mil persegi. Mayoritas penduduknya adalah warga asli yang disebut Sammarinesi, sementara sisanya sebagian besar adalah warga negara Italia yang menetap di sana. Uniknya, ribuan warga Sammarinesi juga tersebar dan tinggal di luar negeri, terutama di negara-negara seperti Italia, Amerika Serikat, Prancis, dan Argentina.
Selain dikenal dengan komunitasnya yang erat, penduduk San Marino juga memiliki kualitas hidup yang sangat baik. Hal ini terlihat dari angka harapan hidup mereka yang sangat tinggi di tahun 2024, di mana pria rata-rata hidup hingga usia 83,7 tahun dan wanita mencapai 87,1 tahun.
Segala keunikan yang dimiliki San Marino membuktikan bahwa sebuah bangsa kecil bisa bertahan melintasi zaman dengan prinsip yang kuat. San Marino juga diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2008 karena keberhasilannya mempertahankan status sebagai republik merdeka sejak abad pertengahan. Sebagai satu-satunya negara yang setia pada akar sejarah dan sistem politiknya selama ratusan tahun, San Marino pun kini menjadi simbol kebebasan dan keteguhan yang luar biasa di mata dunia.