Pada 5 Januari 2026 kemarin, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan keinginannya untuk mendapatkan Greenland. Saat ini, Greenland sendiri merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Jika melihat ke belakang, rencana ini sebetulnya bukan hal yang baru bagi Amerika Serikat. Pasalnya, sejak Perang Dingin, Amerika Serikat sudah menyatakan ketertarikannya untuk memiliki Greenland.
Pada tahun 1946, Presiden Amerika Serikat, Harry S Truman, bahkan mengajukan tawaran resmi kepada Denmark untuk membeli Greenland. Tawaran itu ditolak dan terlupakan hingga Donald Trump mengungkitnya kembali pada periode pertamanya sebagai presiden. Kini, setelah menjabat sebagai presiden untuk kedua kalinya, Trump kembali menyatakan keinginannya untuk mendapatkan Greenland. Pertanyaannya, kenapa Greenland jadi rebutan? Simak sampai akhir agar kamu bisa memahami isu ini dengan lebih baik, ya.
