Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Skinwalker, Penyihir Jahat yang Bisa Berubah Bentuk Menjadi Hewan
ilustrasi skinwalker berubah menjadi serigala (pixabay.com/Placidplace)
  • Suku Navajo percaya pada skinwalker, penyihir jahat yang bisa berubah menjadi hewan seperti serigala atau beruang dan menggunakan ilmu hitam untuk mencelakai orang lain.
  • Seseorang menjadi skinwalker setelah melakukan tindakan keji seperti membunuh keluarga sendiri, lalu memperoleh kekuatan membaca pikiran, mengendalikan binatang malam, dan memanggil roh orang mati.
  • Masyarakat Navajo meyakini skinwalker sebagai penyebab kesialan dan penyakit; untuk membasminya dibutuhkan dukun kuat atau peluru berlapis abu putih yang ditembakkan ke bagian leher atau tangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap suku memiliki kepercayaan masing-masing, tak terkecuali suku Navajo atau Diné. Penduduk asli Amerika ini mempercayai skinwalker atau yee naaldlooshii, penyihir jahat yang diyakini bisa berubah bentuk menjadi hewan.

Skinwalker memang terdengar asing di telinga kita, tetapi menarik untuk digali lebih dalam. Selengkapnya ada di bawah!

1. Bukan sekadar manusia yang bisa berubah wujud

Skinwalker telah diteliti sejak lama oleh Clyde Kluckhohn, antropolog Amerika Serikat. Ia melakukan wawancara dengan masyarakat Navajo dan menuangkannya dalam buku berjudul Navaho Witchcraft yang diterbitkan pada tahun 1944.

Menurut kepercayaan masyarakat Navajo, skinwalker adalah penyihir rahasia yang menyelinap di malam hari dalam wujud hewan yang bergerak cepat, seperti serigala, anjing hutan, rubah, atau beruang. Kebanyakan skinwalker berjenis kelamin laki-laki dan sebagian kecil adalah perempuan.

Bukan sekadar shapeshifter (manusia yang bisa berubah wujud), skinwalker dipercaya menggunakan ilmu hitam terhadap korbannya. Selain itu, mereka juga melakukan berbagai ritual tabu, seperti inses atau membunuh saudara kandung.

2. Cara seseorang menjadi skinwalker

ilustrasi membunuh (pixabay.com/PublicDomainPictures)

Bagaimana seseorang bisa berubah menjadi skinwalker? Mereka harus melakukan tindakan keji, seperti membunuh anggota keluarganya sendiri. Setelahnya, mereka akan mendapatkan kekuatan supernatural, yaitu menjadi shapeshifter.

Tidak hanya itu, skinwalker juga bisa membaca pikiran orang, mengendalikan binatang malam (contohnya burung hantu), dan memanggil roh orang yang sudah mati. Untuk tetap bisa hidup, skinwalker harus terus membunuh.

Cara mengenali skinwalker adalah dari matanya. Jika kita menyinari binatang yang dicurigai skinwalker, matanya akan bersinar merah terang. Dan saat dalam wujud manusia, matanya tampak seperti binatang.

3. Apakah skinwalker bisa dibasmi?

Masyarakat Navajo menyalahkan skinwalker atas segala peristiwa buruk dan kesialan yang menimpa mereka, seperti wabah penyakit, kegagalan panen, atau kematian mendadak manusia dan hewan ternak.

Bagaimana cara membasmi skinwalker? Dibutuhkan dukun yang kuat dan mengetahui mantra yang tepat. Selain itu, mereka juga bisa dibunuh dengan tembakan. Tetapi, pelurunya harus dicelupkan ke dalam abu putih dan tembakan tersebut harus mengenai leher atau tangannya.

FAQ Seputar Skinwalker

Apakah skinwalker sama dengan werewolf?

Tidak. Werewolf berasal dari mitologi Eropa tentang manusia yang berubah menjadi serigala, sedangkan skinwalker berasal dari kepercayaan suku Navajo di Amerika Utara dan lebih berkaitan dengan praktik sihir atau penyihir jahat.

Kenapa skinwalker sering dikaitkan dengan hewan seperti coyote atau serigala?

Dalam cerita rakyat Navajo, hewan-hewan tersebut dianggap memiliki sifat licik, cepat, dan sulit dilacak, sehingga sering diasosiasikan dengan kemampuan berubah bentuk milik skinwalker.

Apakah skinwalker dipercaya benar-benar ada oleh masyarakat Navajo?

Sebagian masyarakat Navajo menganggap skinwalker sebagai bagian serius dari kepercayaan spiritual mereka, bukan sekadar cerita horor untuk hiburan. Karena itu, topik ini sering dianggap sensitif untuk dibicarakan secara terbuka.

Editorial Team