Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Semua Flamingo Berwarna Pink? Ini Fakta Menarik di Baliknya
ilustrasi flamingo (pexels.com/Michael Ismayilov)
  • Flamingo tidak lahir berwarna pink, melainkan abu-abu atau putih kusam, dan warna mereka berubah seiring pertumbuhan serta pola makan.
  • Warna pink flamingo berasal dari karotenoid dalam makanan seperti udang kecil dan ganggang yang memengaruhi pigmen bulu, kulit, hingga paruh.
  • Tingkat kecerahan warna flamingo dipengaruhi oleh spesies, lingkungan, serta asupan makanan; warna cerah juga menandakan kondisi kesehatan yang baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Flamingo itu burung yang warnanya pink, tapi waktu bayi mereka belum pink. Mereka lahir warna abu-abu atau putih. Nanti kalau makan udang kecil dan ganggang, bulunya jadi pink. Kalau makanannya banyak, warnanya makin cerah. Ada flamingo yang pink muda, ada yang agak oranye. Kalau kurang makan bagus, warnanya bisa pudar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan keindahan alam melalui proses biologis yang menakjubkan di balik warna flamingo. Dari bulu abu-abu hingga menjadi pink cerah, perubahan itu mencerminkan keseimbangan antara makanan, lingkungan, dan kesehatan. Variasi warna antarspesies menunjukkan betapa dinamisnya adaptasi makhluk hidup terhadap habitatnya, sekaligus menggambarkan harmoni alami yang kompleks namun indah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Flamingo dikenal sebagai burung eksotis dengan warna pink yang mencolok. Namun, apakah benar semua flamingo berwarna pink seperti yang sering kita lihat di foto atau kebun binatang? Ternyata, jawabannya tidak sesederhana itu.

Warna pink pada flamingo bukanlah sesuatu yang mereka miliki sejak lahir. Justru, warna ini terbentuk dari proses yang cukup unik, melibatkan makanan, lingkungan, dan kondisi kesehatan mereka. Yuk, kita bahas lebih lanjut mengenai hal ini!

1. Lahir tidak pink, tapi abu-abu

Banyak orang mengira flamingo terlahir dengan warna pink cerah. Padahal, bayi flamingo justru menetas dengan bulu berwarna abu-abu atau putih kusam. Jauh dari kesan elegan yang kita kenal.

Seiring bertambahnya usia, warna mereka mulai berubah. Proses ini terjadi karena mereka mulai mengonsumsi makanan tertentu yang kaya pigmen alami.

2. Warna pink berasal dari makanan

Rahasia warna pink flamingo ada pada apa yang mereka makan. Mereka mengonsumsi makanan seperti udang kecil, ganggang, dan krustasea yang kaya akan karotenoid—pigmen alami berwarna kuning, oranye, dan merah.

Di dalam tubuh flamingo, karotenoid ini diproses oleh enzim, lalu diserap ke dalam lemak di hati. Dari situ, pigmen tersebut tersebar ke bulu, kulit, kaki, hingga paruh, sehingga menghasilkan warna pink yang khas. Menariknya, semakin banyak karotenoid yang dikonsumsi, semakin cerah warna flamingo tersebut.

3. Tidak semua flamingo berwarna sama

ilustrasi flamingo (pixabay.com/Pfüderi)

Ada enam spesies flamingo di dunia, dan tidak semuanya memiliki warna pink yang sama:

  • Flamingo Karibia cenderung memiliki warna pink kemerahan yang sangat cerah

  • Flamingo Chili biasanya berwarna pink pucat

  • Flamingo Andes dan James memiliki campuran warna putih, pink, dan sedikit oranye

Flamingo kecil bahkan bisa tampak hampir putih jika kekurangan makanan tertentu. Perbedaan ini dipengaruhi oleh jenis makanan yang tersedia di habitat masing-masing.

4. Lingkungan juga berpengaruh

Flamingo liar hidup di danau garam dan laguna yang kondisi makanannya bisa berubah-ubah. Saat sumber makanan kaya karotenoid melimpah, warna mereka akan lebih cerah. Sebaliknya, jika makanan berkurang, warna mereka bisa memudar.

Di penangkaran atau kebun binatang, flamingo bisa kehilangan warna pink jika tidak diberi makanan yang mengandung karotenoid. Karena itu, penjaga biasanya menambahkan suplemen khusus agar warna mereka tetap cerah.

5. Warna pink sebagai tanda kesehatan

Warna pink bukan hanya soal penampilan. Dalam dunia flamingo, warna ini menjadi indikator kesehatan dan daya tarik. Flamingo dengan warna lebih cerah biasanya dianggap lebih sehat dan memiliki sistem imun yang baik. Hal ini membuat mereka lebih menarik bagi pasangan saat musim kawin. Menariknya lagi, baik jantan maupun betina memiliki warna yang mirip—tidak seperti banyak hewan lain yang memiliki perbedaan mencolok antar jenis kelamin.

Kesimpulannya, tidak semua flamingo selalu berwarna pink. Sebagian besar flamingo dewasa memang memiliki warna tersebut, tetapi tingkat kecerahannya bisa sangat bervariasi tergantung pada makanan, spesies, dan lingkungan. Beberapa bahkan lebih cenderung memiliki warna oranye daripada pink. Fenomena ini menunjukkan betapa uniknya alam, bahwa sesuatu yang terlihat sederhana seperti warna bulu ternyata merupakan hasil dari proses biologis yang kompleks.

Referensi

BBC. Diakses pada Maret 2026. Flamingoes aren't Born Pink. Here’s The (Very Bizarre) Reason They Take On That Colour 
CuriouSTEM. Diakses pada Maret 2026. Why Are Flamingos Pink?
SeaWorld Parks. Diakses pada Maret 2026. Diet & Eating Habits

Editorial Team