Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bencana luar angkasa
ilustrasi bencana luar angkasa (Pinterest/videohive.net)

Intinya sih...

  • Meteorit Wilkes Land: Tabrakan asteroid atau komet kolosal di Antartika miliaran tahun lalu, memicu kerusakan luas dan perubahan iklim global.

  • Komet Shoemaker Levy 9: Fragmentasi komet menabrak Jupiter pada 1994, menciptakan bola api dan gelombang kejut besar di atmosfer planet raksasa itu.

  • Big Splash: Tabrakan Bumi dengan planetesimal seukuran Mars menyebabkan terbentuknya Bulan kita, memainkan peran penting dalam pembentukan karakteristik unik Bumi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Alam semesta, dengan skalanya yang sangat besar dan kekuatannya yang tak terbayangkan, telah menyaksikan berbagai peristiwa bencana. Dari tabrakan objek kosmik hingga ledakan supernova, bencana-bencana ini membentuk kosmos dengan cara yang menakjubkan. Bersiaplah saat kita menjelajahi lima bencana terbesar di alam semesta, peristiwa yang mengingatkan kita pada kekuatan dan ketidakpastian kosmos kita yang luas.

1. Meteorit Wilkes Land

ilustrasi hantaman meteorit (Pinterest/Universavvy)

Miliaran tahun yang lalu, peristiwa bencana terjadi di Wilkes Land, Antartika. Para astronom percaya asteroid atau komet kolosal, mungkin berukuran diameter lebih dari 30 kilometer, menghantam Bumi. Dampak ini melepaskan energi yang tak terbayangkan, menyebabkan kerusakan yang meluas dan memicu perubahan iklim global. Buntut dari bencana kuno ini masih terlihat dalam catatan geologis planet kita.

2. Komet Shoemaker Levy 9

ilustrasi Komet Shoemaker Levy-9 (Pinterest/Wikimedia)

Pada tahun 1994, sebuah peristiwa luar biasa menarik perhatian para astronom di seluruh dunia. Komet Shoemaker Levy-9 yang terfragmentasi menabrak Jupiter, meninggalkan serangkaian bekas luka gelap di atmosfer planet raksasa itu. Tabrakan itu melepaskan energi yang luar biasa, menciptakan bola api dan gelombang kejut besar yang beriak di awan turbulen Jupiter. Menyaksikan tontonan kosmik ini menyoroti potensi bahaya yang mengintai di lingkungan kosmik kita sendiri.

3. Big Splash

Sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu, Bumi muda kita mengalami tabrakan dahsyat dengan planetesimal seukuran Mars. Tabrakan kolosal ini, yang dikenal sebagai Big Splash atau Hipotesis Tabrakan Raksasa, menyebabkan terbentuknya Bulan kita. Tabrakan itu melepaskan energi yang tak terbayangkan, melemparkan puing-puing ke luar angkasa dan membentuk takdir planet kita. Peristiwa dahsyat ini memainkan peran penting dalam pembentukan karakteristik unik Bumi.

4. SN 1006

SN 1006 (Pinterest/Tony Whitehead)

Pada tahun 1006, peristiwa antariksa yang menakjubkan terjadi di galaksi kita. Sebuah bintang yang jauh, terletak sekitar 7.200 tahun cahaya dari Bumi, meledak dalam supernova yang dikenal sebagai SN 1006. Ledakan raksasa ini melepaskan energi yang sangat besar, secara singkat mengungguli Venus dan menjadi objek langit paling terang di langit malam. Gelombang kejut dari SN 1006 menyapu ruang antarbintang, meninggalkan sisa-sisa yang memesona dan mengingatkan kita pada siklus hidup bintang yang tidak stabil.

5. SN 2006gy

ilustrasi supernova (Pinterest/Business Insider)

Bersiaplah untuk tercengang dengan peristiwa supernova yang mengubah proporsi kosmik. SN 2006gy, terjadi di galaksi jauh, memegang rekor sebagai supernova paling terang yang pernah diamati. Kecemerlangan ledakan itu begitu kuat sehingga menantang pemahaman kita tentang evolusi bintang. Besarnya energi yang dilepaskan selama peristiwa bencana ini membingungkan para astronom hingga hari ini, menambah pemahaman kita tentang fenomena ekstrim yang terjadi di alam semesta yang jauh sana.

Alam semesta merupakan sebuah panggung di mana bencana yang tak terbayangkan terjadi, membentuk kosmos dan merendahkan kita dengan kekuatannya yang luar biasa. Dari hantaman kuno di Bumi hingga tabrakan kolosal di galaksi yang jauh, bencana alam ini mengingatkan kita pada tempat kita di permadani agung alam semesta. Saat kita menjelajahi dan mempelajari bencana kosmik ini, kita mendapatkan apresiasi yang lebih dalam atas kekuatan yang bekerja di kosmos, menekankan kerapuhan dan ketahanan kehidupan di planet kita.

FAQ seputar bencana alam terbesar sepanjang masa

Mengapa tabrakan galaksi dianggap sebagai bencana besar?

Meskipun terjadi dalam waktu jutaan tahun, tabrakan galaksi melibatkan interaksi gravitasi miliaran bintang. Hal ini dapat mengubah bentuk galaksi secara total, memicu kelahiran bintang baru secara masif, namun juga berisiko melempar sistem tata surya keluar dari orbit amannya.

Apa yang terjadi jika sebuah bintang terlalu dekat dengan Lubang Hitam?

Terjadi fenomena yang disebut Spaghettification (Spagetifikasi). Gravitasi lubang hitam yang sangat kuat akan menarik satu sisi bintang lebih kencang daripada sisi lainnya, sehingga bintang tersebut akan meregang dan hancur seperti helai spageti sebelum akhirnya "ditelan".

Apakah Supernova bisa mengancam keberlangsungan hidup di Bumi?

Secara teori, ya. Jika bintang besar meledak menjadi Supernova dalam jarak yang relatif dekat (sekitar 50–100 tahun cahaya), energi dan partikel berenergi tinggi yang dilepaskan dapat merusak atmosfer Bumi dan mengganggu rantai makanan global.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team