Matahari terbit (pexels.com/Ahmet)
Sejatinya kehidupan di bumi memang membutuhkan kehadiran cahaya matahari. Energi matahari ini bertanggung jawab atas fotosintesis pada tumbuhan, penglihatan pada hewam pergerakan udara, dan proses alami lainnya. Namun, tahukah kamu kalau energi matahari juga bisa membawa bahaya bagi manusia.
Sebagian energi matahari mencapai bumi dalam bentuk radiasi ultraviolet. Nah, adanya lapisan ozon di lapisan atmosfer atas bumi menyerap sebagian besar radiasi UV dan menghalanginya mencapai permukaan bumi. Tetapi tidak semua sinar UV berhasil di tahan, sebagian UV masih berhasil menembus lapisan ozon.
Radiasi UV dari matahari dapat menyebabkan kulit manusia terbakar dan kerusakan kulit, oleh karena itu penting untuk menggunakan tabir surya sebagai penghalang antara kulit dan sinar UV. Radiasi UV juga dapat menyebabkan tanaman rusak dan membetasi fotosintesis, UV dapat menyebabkan pemutihan tanaman, yang terlihat sebagai kerusakan atau perubahan warna.
Perlu diingat bahwa tidak disarankan untuk benar-benar menghindari semua paparan sinar matahari, karena sinar matahari juga membantu tubuh memproduksi vitamin D yang kita butuhkan untuk kesehatan. Sebaiknya, berjemurlah sebelum jam 12 siang ke atas untuk mendapatkan vitamin D.
Sebagai penutup, jarak bumi ke matahari adalah 150 juta kilometer dan butuh waktu 8 1/3 menit untuk cahaya matahari sampai ke bumi. Tidak sepenuhnya cahaya ini sampai ke bumi, karena adanya faktor jarak yang sangat jauh dan ukuran bumi yang relatif kecil dibandingkan luar angkasa.