Makam Kaisar Askia Muhammad di Gao, Mali (worldhistory.org)
Kekaisaran Songhai didirikan pada tahun 1460 setelah kejatuhan Mali. Puncak kejayaan tercapai ketika Sunni Ali berhasil meluaskan wilayah kekuasaan melebihi Mali, sehingga menjadikannya kekaisaran baru tersebut yang terbesar yang pernah ada di Afrika Barat. Songhai makmur karena menguasai kota-kota pusat perekonomian yang besar di sana, yaitu Gao, Timbuktu, dan Djenne.
Kekaisaran ini mendominasi perdagangan karavan di Gurun Sahara yang membawa banyak komoditas penting, antara lain pakaian, gula, rempah-rempah, dan kuda. Pusat-pusat perdagangan mengalami urbanisasi sehingga berdampak pada peningkatan jumlah penduduk. Pemerintah juga berhasil membentuk militer yang sepenuhnya profesional pada era kekuasaan Askia Mohammad I.
Namun, Kekaisaran Songhai mengalami perpecahan karena konflik internal dan akhirnya bubar setelah kalah perang dengan Kesultanan Maroko pada akhir abad ke-16. Maka dari itu, berakhirlah zaman kekaisaran besar di Afrika Barat.
Terdapat sebuah peninggalan Songhai yang masih selamat sampai sekarang di Gao, bekas ibukota kekaisaran, yaitu makam asli Kaisar Askia Mohammad I. Beberapa kota lainnya, seperti Timbuktu, masih memiliki masjid, madrasah, dan universitas dari masa-masa kejayaan Songhai.
Nah, itulah lima kekaisaran di Afrika Barat yang menjadi bukti kejayaan beberapa bangsa atau suku di sana. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuanmu, ya!