Dalam beberapa hari terakhir, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Indonesia. Sementara itu, hujan dengan intensitas ekstrem tercatat di Maluku Utara (256,3 mm/hari), serta hujan dengan intensitas sangat lebat tercatat di Papua Barat (114,6 mm/hari) dan Jawa Barat ( 113,2 mm/hari).
Peningkatan intensitas hujan di Indonesia dalam sepekan terakhir masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, antara lain kondisi La Niña lemah, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial di sebagian besar wilayah Indonesia, anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang negatif, serta perambatan gelombang ekuator.
Kombinasi faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Analisis pada skala lokal juga menunjukkan kecenderungan peningkatan aktivitas konvektif yang didukung oleh kondisi labilitas atmosfer yang kuat.
