Beberapa waktu yang lalu media sosial tengah diramaikan dengan topik penurunan suhu udara di musim kemarau. Suhu sekitar tiba-tiba terasa dingin. Dari sudut pandang klimatologi, fenomena ini berhubungan dengan kondisi atmosfer.
Peneliti Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Eddy Hermawan, menjelaskan fenomena penurunan suhu di sejumlah wilayah di Indonesia, memiliki kaitan dengan Aphelion.
Fenomena astronomi tahunan ini terjadi pada 5 Juli 2024 kemarin, di mana Bumi berada di titik Aphelion atau titik terjauh dari Matahari.
