Bunglon (pixabay.com/Pixel-mixer)
Bunglon adalah pemburu yang mengandalkan kesabaran dan ketelitian, bukan kecepatan mengejar. Ia memakan serangga maupun hewan kecil lain dengan lidah panjang yang mampu melesat sangat cepat dalam sepersekian detik. Supaya bisa berada di jarak tembak yang ideal, bunglon harus mendekat tanpa mengakibatkan mangsanya kabur lebih dulu.
Menurut penjelasan di laman Science Daily, bunglon dapat menembakkan lidahnya secara balistik hingga dua kali panjang tubuhnya. Sayangnya, kemampuan ini akan sia-sia jika mangsa sudah waspada sejak awal. Itulah kenapa pendekatan yang tenang menjadi kunci sukses berburu. Sekali lidah terulur, peluang lolos hampir nihil.
Gerakan maju mundur pada bunglon mengajarkan satu hal menarik tentang cara alam merancang solusi. Apa yang sekilas tampak janggal ternyata sarat fungsi. Dari menyatu dengan dedaunan, mengecoh pemburu, menapak di cabang sempit, sampai mendekati santapan, semuanya terangkai dalam satu pola gerak yang konsisten.
Jadi, ketika melihat bunglon bergoyang maju mundur saat berjalan, kamu sebenarnya sedang menyaksikan seni bertahan hidup yang tenang dan penuh perhitungan. Keren, ya!