Cipto Mangunkusumo merupakan sosok yang aktif. Ia sering berpartisipasi dalam berbagai gerakan mahasiswa. Cipto Mangunkusumo mengekspresikan rasa cintanya pada tanah air yang tersimbolkan melalui cara berpakaian dan perilakunya. Ia bahkan berani "melanggar" aturan untuk memperlihatkan sikapnya.
Ketika tergabung dalam Budi Utomo, Cipto Mangunkusumo meminta agar Budi Utomo membuka dirinya agar semua kalangan bisa bergabung. Ketika idenya tidak disetujui, Cipto Mangunkusumo memutuskan untuk keluar. Menurutnya, sebuah organisasi tidak boleh melihat latar belakang anggotanya.
dr. Cipto Mangunkusumo merupakan orang yang memiliki prinsip dan memegang kukuh prinsipnya. Pemikirannya juga mengarah jauh ke depan. Bahkan ketika ia diasingkan ke Belanda agar pola pikirnya berubah, Cipto Mangunkusumo malah mengubah pola pikir masyarakat Indonesia yang ada di Belanda supaya bisa memikirkan Indonesia.
Ia juga merupakan sosok yang lebih dari sekadar politikus. Dibandingkan politikus yang berfokus pada pencapaian kekuasaan, Cipto Mangunkusumo melakukan hal yang lebih mendasar. Pemikirannya yang visioner dan pemberani menghasilkan buah-buah manis bagi masyarakat Indonesia.