ilustrasi memandikan kucing (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Rutin membersihkan kotorannya, mengganti bak pasir, dan rutin mencuci wadah makannya adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan. Menjaga area bermain dari debu juga mampu mencegah kucing menderita penyakit pernapasan.
Selain lingkungan, kebersihan kucing juga perlu dijaga. Setidaknya satu bulan sekali kucing harus dimandikan, dan pastikan rutin membersihkan telinga dan menyikat giginya agar tak menjadi sarang penyakit.
Dengan menjaga fokus pada kesehatan fisik dan menghindari stres, hewan kesayanganmu bisa saja memiliki umur yang lebih panjang. Walau masih ada faktor eksternal yang bisa menyebabkannya kehilangan nyawa, beberapa poin di atas setidaknya bisa membantu kucingmu lebih sehat dan aktif.
Sering meluangkan waktu untuk bermain atau sekedar mengelus kucingmu juga bisa memberikan pengaruh besar bagi kesehatan kucing juga, loh! Jadi pastikan ajak kucingmu bermain, ya!
Mengapa sterilisasi (kebiri) dianggap penting untuk umur panjang kucing? | Sterilisasi dapat mencegah berbagai penyakit serius seperti kanker rahim pada kucing betina atau kanker testis pada jantan. Selain itu, kucing yang disteril cenderung lebih tenang dan tidak suka keluyuran ke luar rumah, sehingga mengurangi risiko tertabrak kendaraan atau berkelahi dengan kucing liar. |
Apakah lingkungan dalam rumah (indoor) lebih baik bagi kucing? | Ya. Kucing yang dipelihara di dalam rumah secara eksklusif umumnya memiliki usia harapan hidup yang jauh lebih tinggi (bisa mencapai 12–18 tahun) dibandingkan kucing yang dibiarkan bebas di luar rumah, karena terlindung dari predator, parasit, dan penyakit menular. |
Apa peran stimulasi mental bagi kesehatan kucing? | Kucing yang bosan dapat mengalami stres yang menurunkan sistem imun. Memberikan mainan interaktif, tiang garukan (scratching post), atau akses ke jendela untuk melihat pemandangan luar dapat menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan mereka. |