tampak dekat tengkorak beruang gua atau cave bear (commons.wikimedia.org/Didier Descouens)
Sejauh ini, belum ada bukti yang menunjukkan kalau kepunahan beruang gua disebabkan oleh manusia. Menurut penuturan Britannica, bukti perburuan terhadap beruang gua sangat sporadis alias gak menentu. Jadi, kecil kemungkinan kalau perburuan jadi penyebab kepunahan megafauna prasejarah satu ini.
Lalu, apa yang menyebabkan kepunahan beruang gua? Jawabannya diungkap oleh tim peneliti dari Universitas Malaga, Spanyol, usai mempelajari dan membandingkan gaya mengunyah beruang gua dan beruang modern. Dalam studi yang dipublikasikan jurnal Science Advances pada 2020 lalu, tim menemukan keunikan pada tengkorak beruang gua.
Beda dari beruang cokelat, beruang gua punya sinus berukuran besar yang membentuk tengkoraknya secara khas. Bentuk tengkoraknya ini membuat beruang gua cuma bisa mengunyah dengan gigi belakangnya. Saat musim dingin makin ekstrem dan berlangsung lebih lama, jumlah tumbuhan menipis. Beruang gua gak bisa beralih makan daging yang memerlukan penggunaan gigi depan. Alhasil, banyak dari mereka gagal menumpuk lemak untuk hibernasi dan akhirnya mati kelaparan.
Sinus berukuran besar sebenarnya bisa membantu beruang gua melakukan hibernasi lebih lama. Sinus adalah rongga di dalam kepala yang berfungsi sebagai reservoir gas, seperti nitrogen oksida dan hidrogen sulfida yang mengaktifkan hibernasi pada beberapa beruang dengan menurunkan detak jantung serta suhu tubuh. Hal ini bisa jadi keuntungan bertahan hidup beruang gua saat musim dingin berlangsung makin lama pada periode glasial terakhir, tutur Alejandro Pérez-Ramos, penulis utama studi, pada laman New Scientist.
Namun, karena mereka cuma bisa mengunyah sumber makanan nabati yang jumlahnya menipis, beruang gua gak bisa menggemukkan tubuh untuk bertahan selama musim dingin ekstrem dan panjang. Akhirnya, beruang gua terakhir punah sekitar 40 ribu tahun lalu. Kini, fosil-fosilnya banyak ditemukan di dalam gua untuk kita amati dan pelajari.
Nah, setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang beruang gua? Apa kamu tertarik untuk melihat fosilnya secara langsung? Semoga tulisan ini bisa menambah wawasanmu, ya!