ilustrasi bendera Kroasia (unsplash.com/Lucijan Blagonic)
Dalam rangka memperluas kontrol dan pengaruhnya, Blok Poros juga membentuk atau mendukung negara-negara boneka. Negara boneka dan negara klien blok poros ini sebenarnya tidak memiliki kedaulatan penuh, melainkan dikendalikan oleh kekuatan militer dari negara Poros utama. Fungsi utama negara boneka ialah memperkuat posisi strategis dan memperluas wilayah pendudukan dengan cara yang tampak legal secara administratif.
Selain digunakan untuk menempatkan pasukan militer, negara boneka ini juga dimanfaatkan untuk meredam perlawanan lokal dan menanamkan propaganda politik. Meski tidak independen, eksistensi negara-negara tersebut mencerminkan betapa kompleks dan luasnya medan pertempuran serta skala pengaruh Blok Poros dalam Perang Dunia II. Negara klien dan boneka Blok Poros:
Manchukuo
Republik Sosialis Italia
Kroasia
Slowakia
Perang Dunia II mencerminkan kompleksitas konflik global yang melibatkan banyak negara dalam skala masif. Dari daftar negara yang terlibat Perang Dunia II, tampak jelas bagaimana kepentingan politik, ekonomi, dan ideologi membentuk peta kekuatan dunia saat itu. Memahami siapa saja yang terlibat bukan hanya soal mengenang sejarah, melainkan juga tentang membaca ulang bagaimana tatanan dunia modern terbentuk dari dinamika aliansi dan rivalitas internasional pada masa tersebut.
Referensi
"Forces and resources of the European combatants, 1939". Britannica. Diakses Juni 2025.
"Timeline of WWII". WWII Foundation. Diakses Juni 2025.
"Which Countries Joined the Allies in World War II". World Population Review. Diakses Juni 2025.
"World War Two". National Geographic Kids. Diakses Juni 2025.