Terkadang kita menemukan kutu beras merayap di dalam wadah beras saat kita hendak memasak. Awalnya mungkin kita bingung. Bertanya-tanya darimana datangnya serangga kecil ini, padahal beras disimpan rapi di dalam wadahnya. Dari situ saya mulai mencari tahu, dan ternyata kisah kutu beras jauh lebih rumit daripada sekadar “datang entah dari mana.”
Kutu beras atau Sitophilus oryzae sebenarnya sering sudah ada sejak beras masih berada di gudang penyimpanan. Telur-telur kutu bisa tersembunyi di dalam butiran beras, tidak terlihat sama sekali oleh mata kita. Begitu suhu dan kelembapan dapur pas, telur itu menetas dan kutu pun bermunculan. Jadi, kehadiran mereka di dapur bukanlah sesuatu yang tiba-tiba, melainkan bagian dari siklus hidup yang sudah dimulai jauh sebelum beras sampai ke rumah kita.
