ilustrasi kepiting Alaska (pixabay.com/12019)
Melihat ukuran kepiting Alaska yang besar mungkin sudah membuat banyak orang penasaran dengan cara hidup dari hewan yang satu ini. Sudah pasti kepiting Alaska mengonsumsi banyak makanan, hingga membuat ukuran tubuhnya pun menjadi sangat besar.
Dilansir Alaskan King Crab, kepiting Alaska sebagian besar merupakan hewan karnivora yang pada umumnya memakan siput, cacing, teritip, remis, kerang, bintang laut, bulu babi, hingga kepiting lain. Namun, pola makan dari kepiting Alaska cenderung bervariasi tergantung usia dan kedalaman tempat tinggalnya.
Fakta menarik Kepiting Alaska memang cukup sering dicari banyak orang karena tertarik dengan cita rasanya yang menggugah selera. Selain itu, wajar rasanya apabila kepiting Alaska dibanderol dengan harga mahal karena memang proses penangkapannya yang berbahaya. Tertarik untuk mencicipi kepiting Alaska?
Apa perbedaan antara Kepiting Raja Merah, Biru, dan Emas? | Merah (Red King Crab): Paling populer, paling besar, dan dianggap memiliki daging paling lezat.Biru (Blue King Crab): Memiliki ukuran capit yang sangat besar, namun populasinya lebih langka.Emas (Golden King Crab): Ukurannya paling kecil di antara ketiganya dan memiliki rasa yang sedikit lebih manis. |
Bagaimana cara kepiting ini bertahan hidup di air yang sangat dingin? | Tubuh mereka memiliki adaptasi biologis khusus yang memungkinkan darah dan fungsi organ mereka tetap berjalan normal di suhu air yang mendekati titik beku. Mereka juga merupakan pemakan segala (omnivora) yang kuat, memakan ikan kecil, kerang, hingga sesama krustasea. |
Apakah Kepiting Alaska benar-benar seekor "Kepiting"? | Secara taksonomi, mereka sebenarnya lebih dekat kekerabatannya dengan umang-umang (hermit crab) daripada kepiting sejati. Salah satu cirinya adalah mereka hanya memiliki tiga pasang kaki jalan yang terlihat, sementara sepasang lainnya berukuran kecil dan tersembunyi. |