Pada abad ke-19, dua kerajaan raksasa yaitu Inggris dan Rusia, melihat wilayah Asia Tengah sebagai tujuan penaklukkan. Inggris yang telah menguasai India, mulai merangkak ke utara yakni Pakistan, Afghanistan bahkan sampai Uzbekistan saat ini.
Tapi saat itu, belum ada upaya secara terbuka dari Inggris untuk mulai melakukan pertempuran mengerahkan kekuatan kolonial. Hanya saja, kerajaan Rusia telah melihat niat Inggris tersebut.
Pada akhirnya, Tsar Rusia melangkah lebih dulu memasuki Asia Tengah untuk melakukan ekspansi dan penaklukan. Persaingan antara dua kerajaan besar itu disebut sebagai "The Great Game."
Dalam perjalanan pasukan Rusia menaklukkan wilayah Asia Tengah, ada satu wilayah yang disebut Trans-Caspia. Di era modern, wilayah itu adalah Turkmenistan. Suku Tepe, suku terbesar di wilayah tersebut, adalah musuh paling sulit bagi pasukan Rusia.
Dengan upaya keras, pasukan Rusia bertempur dengan suku Tepe di benteng Geok Tepe, dan membantai lebih dari 8.000 orang. Itu adalah sejarah suram Turkmenistan, yang kemudian diperingati sebagai Memorial Day setiap tanggal 12 Januari.
