Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Menarik tentang Pluto, Planet Kerdil yang Unik!
ilustrasi Pluto (unsplash.com/@nasa)

Pernahkah kamu mendengar nama planet Pluto? Beberapa tahun lalu memang Pluto pernah disebut-sebut sebagai planet kesembilan yang ada di tata surya meski pada akhirnya pernyataan tersebut ditarik.

Pluto secara umum mengorbit pada Matahari secara langsung dan juga dikenal sebagai planet katai di sabut Kuiper. Untuk semakin mengenai planet Pluto, kamu bisa menyimak beberapa faktanya berikut ini.

1. Terlalu kerdil untuk disebut planet

ilustrasi Pluto (unsplash.com/@carloskenobi)

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa Pluto menjadi planet terakhir setelah Neptunus. Namun, pernyataan tersebut pun kemudian ditarik dan membuat Pluto pun gagal menjadi planet kesembilan di tata surya.

Dilansir Library of Congress, ternyata The International Astronomical Union (IAU) telah menurunkan status Pluto hanya sebagai planet kerdil sebab ternyata Pluto tak memenuhi tiga kriteria untuk disebut sebagai planet. Hal inilah yang kemudian membuat Pluto hanya dianggap sebagai planet kerdil biasa dan tak masuk ke dalam jajaran planet utama di tata surya.

2. Pluto adalah batuan yang beberapa bagiannya tertutup es

ilustrasi badai salju (pexels.com/@dylan-thompson)

Selama ini mungkin kamu penasaran sebetulnya seperti apa gambaran permukaan Pluto. Jaraknya yang jauh mungkin membuat banyak orang berpikir bahwa Pluto memiliki permukaan yang ekstrem.

Dilansir NASA, ternyata secara struktur, justru Pluto hampir menyerupai Bulan, yaitu terdiri dari bebatuan. Namun, uniknya lagi, beberapa bagian bebatuan di Pluto ditutupi oleh es.

3. Pluto memiliki lima satelit

ilustrasi meteor (unsplash.com/@jayphoto)

Selayaknya jenis planet lain, Pluto juga memiliki satelit tersendiri yang mengorbit padanya. Masing-masing satelit alami tersebut memiliki daya gravitasi yang berbeda-beda sehingga menjadi satu hal yang unik.

Dilansir Space.com, lima satelit alami dari Pluto antara lain adalah Charon, Nix, Hydra, Kerberos, dan Styx. Semua memiliki orbit tersendiri dalam mengitari Pluto. Namun, masih menjadi perdebatan bahwa ada kemungkinan bahwa Pluto bisa memiliki satelit alami yang lebih banyak.

4. Memiliki lapisan atmosfer yang tipis

ilustrasi langit (unsplash.com/@mhmcmurrin)

Jika Bumi memiliki atmosfer, mungkin kamu juga penasaran apakah Pluto memiliki hal serupa. Ternyata atmosfer yang dimiliki Pluto jelas berbeda dengan Bumi, khususnya dalam ketebalan.

Dilansir Space.com, atmosfer pada Pluto secara umum hanya berisikan nitrogen dan sedikit kandungan karbon monoksida dan metana. Namun, atmosfer yang ada tetap tipis sehingga tetap berbahaya apabila ada benda asing yang masuk menembus atmosfer tersebut.

5. Suhu rata-rata di Pluto

ilustrasi planet Pluto (unsplash.com/@carloskenobi)

Pluto menjadi planet yang sangat sulit untuk ditebak sebab jaraknya yang jauh. Namun, jarak yang jauh tersebut jelas bisa membuat semua orang dapat menebak suhu yang ada di permukaannya.

Dilansir NASA, suhu rata-rata yang ada di permukaan Pluto bisa mencapai minus 232 derajat celsius. Suhu terhangat yang ada di sana hanya akan menurun 10 derajat, yaitu menjadi minus 232--232 derajat celsius. Inilah yang membuat beberapa bagiannya ditutupi es.

 

Ada banyak fakta dan misteri tersembunyi yang terdapat di planet Pluto. Planet kerdil ini berhasil menyita perhatian banyak orang untuk mengenalnya lebih dekat. Menarik untuk disimak, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy