Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Fakta Sociable Weaver, Setiap Material Sarangnya Beda Fungsi
Sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/H.-U. Kuenle)
  • Sociable weaver merupakan burung dengan sarang yang bisa bertahan hingga 100 tahun.
  • Penyebaran sociable weaver meliputi Afrika Selatan, Botswana, dan Namibia.
  • Spesies ini berspesialisasi dalam memakan serangga dan hidup dalam koloni besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sociable weaver merupakan spesies burung yang terkenal karena pembangunan sarangnya. Mereka berada dalam famili Ploceidae dan memiliki nama ilmiah Philetairus socius. Panjang tubuhnya kisaran 14 sentimeter dengan berat 26--32 gram. Untuk mengenalinya, cukup ingat bahwa mereka punya dagu hitam, sayap seperti jeruji hitam dan punggungnya tampak bergerigi.

Tidak ada perbedaan antara jantan dan betina, jadi mungkin sulit bagimu untuk mengenalinya. Sociable weaver sangat cerdas saat membangun sarangnya, lho. Penasaran material apa saja yang digunakannya? Yuk, baca penjelasan berikut ini.

1. Wilayah penyebaran sociable weaver

Sarang sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/Frank Vassen)

Penyebaran sociable weaver berada di barat laut Afrika Selatan, bagian barat daya Botswana dan meluas ke utara melintasi Namibia. Jangkauan mereka sebenarnya dipengaruhi oleh adanya rumput kaku seperti Stipagrostis ciliata di habitatnya. Animalia menginformasikan bahwa itu adalah bahan penting dalam pembuatan sarangnya.

2. Sangat suka makan serangga

Sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/Derek Keats)

Spesies burung ini sepertinya berspesialisasi untuk memakan serangga. Sekitar 80 persen dari total dietnya secara keseluruhan terdiri dari serangga. Sebagai adaptasi karena hidup di Gurun Kalahari di mana sumber air sangat langka, sociable weaver mendapatkan asupan airnya dari serangga yang dimakannya. Untuk melengkapi dietnya, mereka juga mengonsumsi biji-bijian dan tanaman lainnya.

3. Hidup dalam koloni kecil dan besar

Sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Berdasarkan informasi dari Africa Geographic, tidak sama seperti weaver lainnya, sociable weaver mempertahankan sarangnya sepanjang tahun. Mereka hidup dalam koloni yang jumlahnya 10 individu hingga koloni besar mencapai 400--500 burung. Sangat mudah untuk mengenali sarangnya sebab itu berukuran besar.

Struktur sarangnya bisa mencapai setinggi 4 meter. Dari jarak jauh, sarangnya tampak seperti tumpukan rumput kering yang ada di pohon besar atau tiang telepon.

4. Menggunakan material berbeda untuk membangun sarang

Sarang sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Saat membangun sarang, sociable weaver menggunakan berbagai material untuk tujuan berbeda. Ranting besar digunakan sebagai atap sarang dan rumput kering untuk memisahkan ruang. Paku jerami yang tajam berfungsi untuk melindungi terowongan masuk dari pemangsa. Sementara itu, ruang bersarangnya dari atas ke bawah dilapisi dengan bahan tumbuhan lembut, bulu dan kapas.

Melansir San Diego Zoo, sociable weaver biasanya memilih pohon bersarang yang batangnya panjang dan halus. Cabangnya juga tinggi untuk mencegah pemangsa yang merayap seperti berbagai spesies ular.

5. Sarangnya sangat efektif sebagai penahan  berbagai suhu

Sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/Yathin S Krishnappa)

Sumber yang sama menjelaskan bahwa sarang dari sociable weaver ternyata sangat efektif untuk menahan berbagai suhu. Khususnya saat mengatasi suhu dingin di malam hari ketika musim dingin, suhu panas saat siang hari serta mengurangi keberagaman suhu di dalam ruang sarang. Hal tersebut ternyata dipengaruhi oleh posisi ruang sarang dalam struktur komunal.

Pengaruh lainnya juga dari kedalaman ruang di sarangnya. Karenanya, pasangan sociable weaver cenderung menempati ruang sarang dengan manfaat termoregulasi yang lebih baik di sarangnya.

6. Sistem perkawinan sociable weaver

Sociable weaver (commons.m.wikimedia.org/Diego Delso)

Musim kawin sociable weaver tergantung dari wilayah jelajahnya, bisa terjadi setiap waktu di sepanjang tahun dan biasanya berhubungan dengan musim hujan. Populasi di utara mulai berkembang biak antara bulan Desember hingga Agustus. Dalam merawat anak-anaknya, sociable weaver dibantu oleh burung pembantu. Satu pasangan kawin bisa menghasilkan enam telur dalam satu musim kawin.

Sociable weaver ternyata hidup dalam kawanan kecil atau besar yang menghuni sarang sepanjang tahun. Sebagai informasi tambahan, sarang yang dibangunnya bahkan bisa tetap digunakan selama 100 tahun lamanya! Saat ini mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN, tren populasinya masih stabil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team