Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
udang kerangka berkamuflase di antara hidroid (youtube.com/deepmarinescenes)
udang kerangka berkamuflase di antara hidroid (youtube.com/deepmarinescenes)

Memiliki nama latin Caprellidae, hewan yang hidup di kedalaman laut ini dikenal sebagai udang kerangka atau udang tengkorak. Udang jenis ini memiliki bentuk tubuh yang sangat ramping, seperti benang dengan panjang sekitar 1,5-2 inci dan terbagi menjadi tujuh segmen. Keunikan ini yang memudahkan udang kerangka untuk bersembunyi dengan berkamuflase di antara filamen halus rumput laut, hidroid, dan bryozoa. Yuk, cari tahu 6 fakta lainnya tentang udang kerangka!

1.Memiliki sebutan sebagai 'Belalang Sembah Laut'

udang kerangka 'belalang sembah laut' (youtube.com/zefrank)

Udang kerangka terkadang disebut sebagai 'belalang sembah laut' karena bentuk tubuhnya yang sekilas mirip belalang sembah. Udang kerangka memiliki dua pasang kaki yang menempel di ujung depan tubuh dengan tiga pasang kaki di ujung belakang. Kaki depan membentuk cakar yang kuat untuk pertahanan, perawatan, dan menangkap makanan. Sedangkan, cakar pada kaki belakang digunakan untuk mencengkeram dan menahan alga atau permukaan lainnya. Seperti belalang sembah yang dapat menyerupai ranting dan daun, udang tengkorak juga dapat berkamuflase menyerupai lingkungan di sekitarnya.

2.Udang kerangka jantan yang agresif

udang kerangka sedang berkelahi (youtube.com/underwaterworldbyeunjaeim)

Dilansir Deep Look, selama musim kawin maka udang kerangka jantan akan menjadi sangat agresif untuk melawan udang kerangka jantan lainnya. Mereka akan menyerang satu sama lain untuk memperebutkan udang kerangka betina. Kantong racun yang tersembunyi di segmen besar gnathopoda secara efektif akan mengubah cakar mereka menjadi belati beracun yang digunakan selama perkelahian antar jantan. Perkelahian ini terkadang berakhir dengan kematian beberapa pejantan.

3.Udang kerangka betina yang akan membunuh pejantan

induk udang kerangka dan anak-anaknya (youtube.com/underwaterworldbyeunjaeim)

Kecocokan antara udang kerangka dengan belalang sembah juga terletak pada tingkah laku udang kerangka betina yang akan membunuh sang pejantan setelah kawin. Ya, sama halnya dengan yang dilakukan oleh belalang sembah betina. Cara udang kerangka betina membunuh pasangannya dengan menyuntikkan racun dari cakar di dalam gnathopod yang merupakan kedua kaki depan berukuran sangat kecil, tepat di bawah antena. Duh, kasihan banget, ya jadi udang kerangka jantan.

4.Udang kerangka, predator yang anggun

udang kerangka yang anggun (youtube.com/mbari)

Dilansir Great Southern Reef, sebagian besar udang kerangka adalah predator. Tak seperti kebanyakan predator yang membidik mangsanya dan berlari untuk menyergap, udang kerangka hanya akan duduk dengan anggun sambil berkamuflase dan menunggu makanan mereka lewat, seperti protozoa dan cacing-cacing kecil yang akan datang dengan sendirinya.

5.Dua pasang antena pada udang kerangka

antena pada udang kerangka (youtube.com/underwaterworldbyeunjaeim)

Udang kerangka memiliki dua pasang antena, yang sepasang panjang dan sepasang lainnya pendek. Antena pada udang kerangka berfungsi untuk menyaring makanan dan berenang. Pada udang kerangka jantan antena ini juga berperan untuk melacak betina yang sedang berada di antara eksoskeleton dan pergantian kulit karena hanya pada periode ini perkawinan dapat terjadi. 

6.Bayi udang kerangka yang cepat berkembang

udang kerangka dan anak-anaknya yang menempel (youtube.com/stevewinkworth)

Udang kerangka betina akan membawa kantong telur besar dan transparan di perutnya yang berisi ratusan telur yang telah dibuahi. Mereka akan secara agresif menjaga kantong telur tersebut. Setelah bayi udang kerangka meninggalkan kantong, mereka akan menempel pada tubuh induk dan mengorek organisme mikroskopis dari permukaannya untuk mendapatkan makanan. Setelah satu minggu, induk udang kerangka akan secara aktif mengeluarkan anakan dari tubuhnya untuk menjaga diri mereka sendiri.

Terlepas dari keganasan mereka, udang kerangka mampu memberikan kontribusi yang konsisten dalam menjaga kesehatan lingkungan perairan, lho. Seringkali udang kerangka berperan sebagai detritivor yang memecah bahan organik mati menjadi nutrisi bagi hewan kecil. Nah, dari 6 fakta mengejutkan tentang udang kerangka tersebut, mana yang paling membuatmu tercengang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team