ilustrasi musim semi (unsplash.com/Joel Holland)
Dalam astronomi, ekuinoks Maret adalah peristiwa ketika Matahari tepat melintas di atas garis khatulistiwa Bumi. Fenomena ini terjadi karena posisi sumbu Bumi membuat Matahari tampak bergerak dari belahan selatan menuju belahan utara langit. Dilansir In-The-Sky.org, ekuinoks Maret 2026 akan terjadi pada 20 Maret. Pada saat itu, hampir seluruh wilayah di Bumi mengalami lama siang dan malam yang hampir sama, sekitar 12 jam.
Fenomena tersebut juga menandai pergantian musim, yaitu awal musim semi di belahan Bumi utara dan awal musim gugur di belahan Bumi selatan. Selain itu, pada hari ekuinoks, Matahari akan terbit hampir tepat di arah timur dan terbenam di arah barat di berbagai wilayah di Bumi. Oleh sebab itu, ekuinoks menjadi salah satu fenomena astronomi penting yang menunjukkan perubahan posisi Bumi terhadap Matahari sepanjang tahun.
Meski tidak menunjukkan visual yang bisa dilihat langsung dengan mata, seperti fenomena perihelion atau konjungsi, ekuinoks tetap menjadi peristiwa astronomi penting yang menandai perubahan posisi Bumi terhadap Matahari. Fenomena ini menunjukkan bagaimana pergerakan Bumi memengaruhi panjang siang dan malam di berbagai wilayah di planet kita. Jadi, fenomena langit mana yang paling ingin kamu saksikan?