ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Riizz)
Kelelawar sering disebut "melihat dengan telinga". Sebab, indra pendengarannya sangat tajam dan akurat! Kelelawar bisa mendengar suara ultrasonik dan memakai keahliannya untuk berburu mangsa. Cara kerjanya, telinga kelelawar akan berputar ke arah sumber gema lalu mengumpulkan suara yang dipantulkan, ujar laman Sonova.
Berkat gema ini, mereka bisa memperkirakan apa yang ada di kegelapan. Menurut Stefan Launer, peneliti audiologi dari Audiology & Health Innovation, kelelawar terbantu dengan protein prestin, molekul pada sel-sel rambut telinga dalam untuk menargetkan dan memperkuat frekuensi suara.
Nah, itulah 10 hewan yang memiliki indra pendengaran yang paling tajam. Semoga bisa menambah wawasanmu, ya!
Mengapa beberapa hewan memiliki pendengaran yang jauh lebih baik daripada manusia? | Hewan-hewan ini berevolusi untuk bertahan hidup. Pendengaran tajam digunakan untuk mendeteksi predator dari jarak jauh, berburu mangsa di kegelapan, hingga berkomunikasi dengan sesama spesies dalam frekuensi yang tidak bisa didengar manusia (infrasonik atau ultrasonik). |
Benarkah kelelawar mengandalkan pendengaran untuk "melihat"? | Ya, melalui sistem ekolokasi. Kelelawar mengeluarkan suara ultrasonik yang memantul pada objek di sekitarnya. Telinga mereka yang sangat sensitif menangkap pantulan tersebut untuk mengetahui lokasi, ukuran, hingga kecepatan terbang serangga buruannya di kegelapan total. |
Adakah serangga yang masuk dalam daftar pendengaran terbaik? | Ngengat Lilin Besar (Greater Wax Moth). Secara mengejutkan, serangga ini memegang rekor pendengaran frekuensi tertinggi di dunia. Mereka dapat mendengar frekuensi hingga 300 kHz, yang merupakan adaptasi untuk menghindari serangan sonar dari kelelawar pemangsanya. |