Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Hewan dengan Tendangan Super Kuat yang Tenaganya Luar Biasa
Burung kasuari (commons.wikimedia.org/Licualawinq1)
  • Tendangan jerapah sangat kuat dan mampu membunuh singa dalam satu serangan.
  • Kekuatan tendangan keledai dapat mencapai 60 mph dan menghancurkan tulang predator seperti coyote, serigala, dan singa gunung.
  • Tendangan kasuari memiliki kecepatan hingga 50 km/jam, bisa menghancurkan tulang manusia atau hewan, serta untuk melawan anjing liar, buaya, bahkan manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap hewan mempunyai berbagai cara untuk mempertahankan dirinya dari ancaman predator. Misalnya, segelintir serangga seperti laba-laba, semut api, kumbang dll. Ikan piranha, kerapu dan belut moray akan menggigit predatornya jika merasa terancam. Ada juga yang menggunakan ekor sebagai senjatanya seperti landak, kalajengking, trenggiling bahkan iguana hijau.

Tendangan kuat dari hewan dapat juga diandalkan untuk melawan predator. Tidak semua hewan memiliki kemampuan ini. Hanya hewan tertentu yang mempunyai struktur otot kaki besar sebagai penompang kekuatan kaki. Ditemukan 4 mamalia dan 1 burung dengan tendangan kuat membuat predator ketakutan. Simak penjelasannya.

1. Jerapah

Jerapah (commons.wikimedia.org/safaritravelplus)

Jerapah punya tendangan sangat kuat berasal dari otot kakinya yang kokoh. Kekuatan tendangan jerapah berasal dari kaki belakangnya. Semua atas dasar untuk melindungi anak-anaknya dari serangan eksternal. Sampai-sampai, tendangan jerapah bahkan cukup kuat untuk membunuh singa dalam satu serangan, lho.

Jerapah sebenarnya adalah hewan berwatak tenang dan seekor herbivora memakan daun, biji, buah-buahan dan kuncup. Meskipun jerapah makan banyak, mereka bisa tanpa minum air selama berminggu-minggu. Panjang leher jerapah mencapai 6 kaki, beratnya 600 pon serta panjang kaki mencapai 6 kaki.

2. Keledai

Keledai (commons.wikimedia.org/Jules Verne Times Two)

Kekuatan tendangan keledai bertumpu pada kaki belakangnya. Tendangan keledai dapat mencapai kecepatan hingga 60 mph. Tendangan keledai bisa menghancurkan tulang, membunuh coyote, serigala dan singa gunung hanya dengan satu tendangan. Keledai dapat ditemukan di seluruh dunia dan termasuk dalam famili equidae, dilansir Horsenetwork.

Keledai adalah pemakan yang rakus mengonsumsi sebanyak 2.700 kg makanan per tahun. Adapun makanannya seperti semak dan tanaman gurun. Keledai lebih aktif pada pagi dan sore hari saat merumput bareng kawanannya. Keledai tumbuh 92 cm dari kuku hingga bahu serta memiliki berat 180 kg.

3. Okapi

Okapi (commons.wikimedia.org/Grace Tshiyonga)

Ketika diganggu oleh macan tutul, okapi menggunakan tendangan yang kuat untuk membela diri di mana biasanya menendang perut predator. Okapi berkomunikasi dengan sesamanya melalui bersiul, berteriak, mendengus dan mengerang. Okapi sangat pendiam dan waspada jika berhadapan dengan manusia.

Okapi memiliki leher yang panjang, tapi tidak bisa menyentuh tanah menggunakan kepalanya, tidak seperti jerapah. Okapi memakan lebih dari 100 jenis tanaman. Mereka juga memakan buah-buahan, beri dan jamur. Rentang umur okapi antara 15 dan 20 tahun bahkan ada laporan hidupnya mencapai 30 tahun.

4. Kasuari

Burung kasuari (commons.wikimedia.org/Michael Schmid)

Tendangan kasuari dapat mencapai kecepatan hingga 50 km/jam bisa menghancurkan tulang manusia maupun hewan. Tendangan kasuari untuk melawan anjing liar, buaya bahkan manusia karena merasa terancam. Kaki yang kuat membantu kasuari berlari hingga 31 mil per jam melewati semak-semak hutan lebat.

Kasuari adalah burung besar tak bisa terbang, berkaki panjang, memilki cakar seperi pisau di jari kakinya, berkepala biru dan lehernya merah. Kasuari dapat kamu jumpai di Papua, Indonesia, Papua Nugini, timur laut Australia dan Kepulauan Aru. Mereka bisa menyerang manusia jika terprovokasi dan ketakutan.      

5. Zebra

Zebra (commons.wikimedia.org/Stano Novak)

Mengutip Berrypatchfarms, tendangan zebra memuat lebih dari 500 pon kekuatan yang mudahnya mematahkan tulang dan menghancurkan tengkorak. Kaki belakangnya mengandung otot gluteal dengan otot besar. Predator alami yang ia lawan adalah singa, hyena dan anjing pemburu.

Zebra menyerang dengan cepat ke perut dan kepala bahkan bisa membunuh predator seperti hyena dan anjing liar. Tentu, semua atas dasar untuk melindungi anaknya dari ancaman predator. Selain untuk predator, tendangan zebra juga menunjukkan dominasi melawan jantan lainnya. Zebra hidup dalam kawanan dipimpin oleh satu jantan dominan.

Empat hewan mamalia di pembahasan adalah herbivora, meskipun informasi diet dari zebra belum saya uraikan. Sementara kasuari adalah omnivora yang memakan buah-buahan, tanaman dan serangga-serangga kecil. Soal kasuari, sebaiknya jangan kamu ganggu agar tidak terkena tendangannya ya.

FAQ seputar hewan dengan tendangan yang kuat

Benarkah jerapah bisa membunuh predator dengan sekali tendang?

Ya, benar. Jerapah memiliki kaki yang sangat panjang (mencapai 1,8 meter) dengan otot yang masif. Satu tendangan jerapah diketahui mampu memberikan tekanan yang luar biasa hingga bisa menghancurkan tengkorak atau mematahkan tulang punggung seekor singa yang mencoba menyerangnya.

Apakah burung juga memiliki tendangan yang mematikan?

Ya, ada dua yang paling menonjol:Burung Unta: Memiliki tendangan maut yang bisa membunuh manusia atau hyena dalam sekali pukul. Kaki mereka dirancang untuk berlari cepat, namun otot kakinya sangat kuat untuk pertahanan diri.Burung Kasuari: Dijuluki sebagai "burung paling berbahaya di dunia". Tendangannya sangat kuat, ditambah dengan cakar sepanjang 12 cm yang berfungsi seperti belati untuk menusuk lawan.

Mengapa kuda sering menendang ke arah belakang?

Kuda memiliki titik buta (blind spot) tepat di belakang tubuh mereka. Karena insting alaminya sebagai hewan mangsa, mereka akan menendang secara refleks jika merasa ada sesuatu yang mendekat atau mengagetkan mereka dari belakang sebagai bentuk pertahanan diri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team