Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Hewan Unik yang Hidup di Taman Nasional Iguazu, Ada Primata Langka!
Toco toucan (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Taman Nasional Iguazu di Brazil menjadi salah satu Taman Nasional terbaik di dunia. Hal ini dikarenakan di dalamnya terdapat air terjun Iguazu yang memiliki aliran air memukau. Di balik keindahan alamnya, Taman Nasional Iguazu juga menyimpan berbagai jenis satwa.

Bahkan, ada yang berstatus hewan langka yang populasinya berada di ambang kepunahan. Lantas, hewan unik apa sajakah yang dapat kamu temukan di Taman Nasional Iguazu. Yuk, cek daftarnya!

1. South american coati

South american coati (commons.wikimedia.org/Anil Oztas)

South american coati masih memiliki hubungan kekerabatan dengan rakun. Dilansir dari laman Thewildlifediaries, mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di atas pohon dan sesekali turun ke tanah. South american coati termasuk hewan omnivora.

Mamalia ini bertahan hidup dengan memakan berbagai jenis buah-buahan dan hewan invertebrata lainnya. Di area Taman Nasional Iguazu, south american coati sering terlihat berkeliaran di tempat pembuangan sampah. Kamu harus waspada ketika mendekatinya karena mereka sering menyerang dengan cara menggigit dengan giginya yang tajam.

2. Azara's agouti

Azara’s agouti (commons.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Azara’s agouti merupakan salah satu jenis hewan pengerat yang dapat kamu temukan di Taman Nasional Iguazu. Sekilas, penampilannya mirip dengan tikus namun memiliki kaki yang lebih panjang. Mereka sangat gemar sekali mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian.

Azara’s agouti mempunyai kebiasaan yang terbilang menarik. Hewan ini sering mengubur benih di dalam tanah sehingga mereka dijuluki jungle gardener atau tukang kebung hutan. Sifatnya yang sangat pemalu membuat azara’s agouti langsung melarikan diri jika bertemu manusia.

3. Toco toucan

Toco toucan (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Toco toucan menjadi hewan paling populer di Taman Nasional Iguazu. Hal ini dikarenakan spesies burung ini memiliki panampilan yang terlihat menawan. Toco toucan dikenal akan ukuran paruhnya yang besar dan berwarna orange terang.

Dengan begitu, mereka dapat mencuri perhatian siapa pun yang melihatnya. Sedangkan tubuh toco toucan ditutupi oleh bulu berwarna hitam dan putih. Akan tetapi, keberadaan burung ini semakin langka di alam liar disebabkan perburuan liar yang sering terjadi.

4. Black capuchin

Black capuchin (commons.wikimedia.org/Peter Cook)

Black capuchin masuk dalam daftar primata yang terancam punah. Dilansir dari laman Vulkaner, populasi mereka hanya dapat ditemukan di dua negara yaitu Argentina dan Brasil yang mendiami hutan tropis. Mereka mempunyai panjang tubuh dan ekor yang sama yakni di kisaran 30 hingga 56 sentimeter.

Spesies monyet ini aktif beraktivitas pada siang hari seperti bersosialisasi dan mencari makanan. Sedangkan di malam hari, mereka akan tidur di atas pohon. Di habitat aslinya, black capuchin sering menjadi mangsa hewan predator seperti ular, jaguar, anjing hutan, dan elang.

Selain keempat hewan di atas, Taman Nasional Iguazu masih menyimpan banyak satwa unik lainnya. Hal ini dikarenakan Taman Nasional tersebut memiliki wilayah yang sangat luas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team