ilustrasi ikan pari (commons.wikimedia.org/Coughdrop12)
Sebagian besar ikan bertulang keras punya organ internal bernama kantung renang, yaitu kantong berisi gas di dalam tubuh yang berfungsi seperti pelampung. Dengan mengatur jumlah gas di dalam kantung itu, ikan bertulang keras bisa mengontrol posisinya di kolom air, naik ke permukaan atau turun ke kedalaman tanpa harus terus berenang. Ikan pari tidak memiliki organ ini sama sekali.
Tanpa kantung renang, massa jenis tubuh ikan pari sedikit lebih besar dari massa jenis air laut di sekitarnya. Artinya, secara alami tubuh ikan pari cenderung tenggelam ke bawah ketika berhenti bergerak. Kondisi ini yang kebanyakan orang kira sebagai kelemahan justru adalah keuntungan besar bagi hewan yang memang menghabiskan sebagian besar hidupnya di dasar laut. Ikan pari tidak perlu mengeluarkan energi apa pun untuk tetap berada di dasar, karena gravitasi dan massa jenisnya sendiri yang menahan tubuhnya di sana secara pasif.
Tubuh ikan pari adalah bukti bahwa evolusi tidak pernah bekerja secara kebetulan. Setiap ciri anatomisnya, dari tulang rawan yang ringan hingga spirakel di bagian atas kepala, terhubung satu sama lain membentuk sistem yang sangat efisien untuk kehidupan di dasar laut. Menarik sekali, ya trivia ikan pari satu ini!
Referensi:
"How do Manta Rays Sleep?" Manta Ray Advocates. Diakses pada April 2026
"How do marine animals sleep under the sea?" The Smiling Seahorse. Diakses pada April 2026
"15 Stunning Stingray Facts." Treehugger. Diakses pada April 2026