Potret monyet memperlihatkan gigi (pexels.com/Jens F)
Tidak semua ekspresi gigi berarti damai. Dalam beberapa kondisi, monyet memperlihatkan giginya untuk memberi ancaman. Apalagi ketika monyet merasa wilayahnya diganggu atau ada sesuatu yang dianggap berbahaya. Bahasa tubuh ini kerap dibarengi tatapan tajam atau suara keras.
Ekspresi memperlihatkan gigi juga tercatat dalam konteks interaksi agresif. Penelitian pada monyet makaka menunjukkan bahwa bared-teeth display dapat muncul dalam rangkaian perilaku konflik, yaitu sebagai respons terhadap agresi maupun bagian dari dinamika pertarungan sosial (Ueno, Yamada & Nakamichi, 2025). Makanya, ketika isyarat ini hadir bersamaan dengan tanda lain, langkah paling aman adalah menghindar daripada memancing reaksi lanjutan.
Memahami ekspresi monyet bukan cuma soal menambah wawasan, tapi juga soal keselamatan. Bahasa tubuh mereka menyampaikan petunjuk penting mengenai kondisi sekitar. Dengan membaca tanda-tandanya, kita bisa tahu kapan harus mendekat dan kapan harus menjauh.
Sumber Referensi :
Parr, L. A., & Waller, B. M. (2006). Understanding chimpanzee facial expression: insights into the evolution of communication. Social cognitive and affective neuroscience, 1(3), 221-228.
Ueno, M., Yamada, K., & Nakamichi, M. (2025). Use and Function of Bared-teeth Display After Aggression During Feeding in Japanese Macaques (Macaca fuscata). International Journal of Primatology, 46(5), 1039-1053.
Liz Langley. (2016). Bet You’ve Never Heard of This Shy, Colorful Monkey. www.nationalgeographic.com. Diakses dari https://www.nationalgeographic.com/animals/article/animal-primate-drill-conservation-biology-mandrill