Ilustrasi suasana langit mendung (pexels.com/Alex Andrews)
Terkait aplikasi atau situs prakiraan cuaca di Indonesia, BMKG memberikan jawabannya. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebut saat ini banyak informasi cuaca berbasis aplikasi di smartphone yang kadang kurang akurat. Menurutnya, hal ini terjadi karena sumber data dan informasi tersebut bersifat global.
"Tidak sedikit masyarakat yang menganggap data dan informasi yang diberikan berasal dari BMKG karena menampilkan informasi seputar cuaca di Indonesia, padahal setelah ditelusuri data dan informasi tersebut bersumber dari institusi di luar Indonesia, bukan dari institusi resmi pemerintah", ungkap Dwikorita di Jakarta, Rabu (18/10/2023).
Selanjutnya Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan rendahnya tingkat akurasi prakiraan cuaca pada aplikasi yang non pemerintah tersebut dikarenakan prakiraan tersebut dibuat dengan data global yang diolah dengan pemodelan matematis dan kemudian di-downscale khusus untuk wilayah Indonesia. Data global tersebut merupakan data cuaca yang berasal dari negara-negara di seluruh dunia yang menjadi anggota Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organisasi - WMO).
Indonesia sendiri, melalui BMKG, juga turut memberikan data kepada WMO. Namun data tersebut hanya terbatas data dari 59 stasiun pengamatan di Indonesia yang mayoritas berasal dari Pulau Jawa dan Sumatra.
Nah karena data yang sifatnya global dan diolah dengan di-downscale tersebut, akhirnya akurasi situs dan aplikasi prakiraan cuaca non pemerintah kerap tidak akurat.
Mengapa cuaca sangat sulit diprediksi secara 100% akurat? | Karena atmosfer bumi adalah sistem yang sangat kompleks dan dinamis. Variabel seperti suhu, kelembapan, tekanan udara, dan arah angin saling berinteraksi secara terus-menerus. Perubahan kecil pada satu variabel dapat memicu perubahan besar pada hasil akhir cuaca (dikenal sebagai Chaos Theory). |
Apa yang dimaksud dengan "faktor lokal" dalam kegagalan prakiraan cuaca? | Kondisi geografis seperti pegunungan, lembah, gedung tinggi di perkotaan, hingga keberadaan danau kecil dapat memengaruhi cuaca secara lokal. Model komputer sering kali kesulitan memetakan efek dari struktur-struktur kecil ini secara sempurna. |
Mana yang lebih akurat: Prakiraan jangka pendek atau jangka panjang? | Prakiraan jangka pendek atau nowcasting (untuk beberapa jam ke depan) jauh lebih akurat karena data atmosfer yang digunakan masih segar dan perubahannya belum terlalu ekstrem dibandingkan prakiraan mingguan. |