Kucing Scottish Fold (pexels.com/Tranmautritam)
Berbeda dengan kucing pada umumnya, Scottish Fold memiliki kebutuhan khusus pada telinganya yang berlipat. Itulah mengapa dalam hal perawatan dan pemeliharaan Scottish Fold, pemilik harus memahami tips-tips untuk menjaga penampilan dan kesehatannya.
Jika Scottish Fold memiliki bulu yang pendek, lakukan rutinitas menyikat 2-3 kali seminggu dengan sikat berbulu lembut atau sarung tangan perawatan untuk menjaga bulu tetap lebat dan sehat. Sedangkan untuk kucing Scottish Fold berbulu panjang, perlu dilakukan penyikatan setiap hari untuk mencegah bulu kusut dan menggumpal.
Karena bentuknya yang melipat, telinga ini lebih mudah memerangkap kelembapan, kotoran telinga, dan serpihan dibandingkan dengan ras kucing lainnya. Pemilik sebaiknya melakukan pemeriksaan perawatan telinga setidaknya sekali seminggu.
Gunakan tisu pembersih telinga yang direkomendasikan dokter hewan atau larutan lembut untuk membersihkan telinga. Tidak perlu memasukkan tisu atau benda apapun ke dalam telinga, hal ini mencegah terjadinya iritasi dan risiko infeksi.
Kuku yang terlalu panjang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, tersangkut, bahkan cedera. Lakukan pemotongan kuku setiap 2-3 minggu menggunakan gunting kuku khusus kucing.
Rutin melakukan perawatan telapak kaki Scottish Fold dengan memeriksa bantalan secara teratur untuk melihat adanya kotoran, serpihan, atau tanda iritasi. Usaplah dengan kain lembut untuk membersihkannya.
Pemilik harus memprioritaskan dengan menawarkan makanan yang kaya protein. Makanan basah berkualitas tinggi yang dikombinasikan dengan makanan kering membantu menjaga hidrasi dan kekuatan gigi. Pemilik bisa menambahkan suplemen yang mengandung omega-3 dan glukosamin yang dapat mendukung tulang rawan dan mobilitas.
Kucing Scottish Fold memiliki telinga yang terlipat dikarenakan mereka lahir dengan mutasi genetik. Kondisi tersebut menyebabkan tulang rawan telinganya menjadi lemah dan melipat ke depan. Di mana ciri khas yang selama ini dianggap lucu dan unik sebenarnya adalah tanda adanya kelainan kerangka yang menyakitkan.