ilustrasi Penjara Iwahig dan Penal Farm (commons.wikimedia.org/Ringer)
Penjara biasanya identik dengan tembok yang sangat tinggi dilengkapi dengan menara pengawas di setiap sisinya. Nah, berbeda dengan penjara pada umumnya, Penjara Iwahig dan Penal Farm tidak memiliki tembok. Sebagai gantinya, ada kawat yang mencegah aksi melarikan diri.
Terletak di Filipina, Penjara Iwahig dikelilingi hutan bakau pesisir yang lebat dan pegunungan. Menurut Al Jazeera, penjara seluas 26 ribu hektar ini menawarkan cara yang unik untuk memperbaiki diri kriminal.
Setiap harinya, 200 tahanan dengan tingkat pengamanan yang rendah (minimum security) bertugas untuk bercocok tanam, mengerjakan tugas administrasi, dan mengawasi kerja tahanan berbaju biru.
Tahanan dengan baju biru tersebut memiliki tingkat pengamanan yang sedang (medium security). Jumlahnya hampir mencapai seribu dan tugasnya adalah mengurus sawah, perkebunan kelapa, ladang jagung, dan petak sayuran yang tersebar di seluruh halaman penjara.
Kamu mungkin berpikir bahwa kehidupan ini berbeda dengan penjara yang digambarkan film. Well, tujuan utama penjara ini bukan hanya hukuman, melainkan keadilan yang bersifat restoratif.