Pesawat turboprop atau pesawat bermesin baling-baling mungkin memiliki penampilan yang kontras bila dibandingkan dengan pesawat bermesin turbofan atau yang lebih dikenal oleh khalayak umum sebagai pesawat jet yang terlihat lebih cangih dan futuristik tanpa adanya bilah baling-baling. Menurut laman Skybrary-Aero, mesin turboprop bekerja dengan prinsip yang berbeda dengan mesin jet pada umumnya (turbofan), mesin turboprop menggunakan turbin gas untuk memutar baling-baling.
Alih-alih mengubah energinya menjadi daya dorong yang keluar dari pipa jet sebagaimana prinsip kerja pada mesin jet, mesin turboprop mengubah energinya menjadi tenaga yang menggerakkan baling-baling untuk menciptakan daya dorong yang akan menggerakkan pesawat baik di udara maupun di darat. Sejumlah maskapai penerbangan masih menggunakan pesawat turboprop ini untuk melayani rute regionalnya. Baik pesawat bermesin turboprop maupun mesin jet memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat saling melengkapi.
Ingin tahu, mengapa mesin baling-baling atau turboprop ini masih digunakan di dunia penerbangan modern? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
