Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mengejutkan! 7 Kemampuan Hebat Ini Dimiliki oleh Hewan Juga
thetimes.co.uk

Kalian pasti tahu beberapa kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh hewan peliharaan kalian. Seekor anjing misalnya, yang dapat mencium aroma dan bau yang tidak dapat dicium oleh manusia, atau keseimbangan dan koordinasi tubuh kucing yang lebih baik dari para pesenam profesional.

Sejujurnya, mereka selalu mengejutkan kita. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada banyak kemampuan "super" yang dimiliki oleh hewan, di mana 7 di antaranya akan di bahas di bawah ini. Berikut daftarnya!

1. Mendeteksi panas

benzinga.com

Anjing memiliki indra penciuman yang luar biasa. Hidung mereka seratus kali lebih sensitif dibandingkan hidung manusia. Mereka bahkan dapat "mencium" bau radiasi, atau, lebih spesifiknya, radiasi termal atau panas. Melansir dari laman ScienceMag, hewan lain termasuk kumbang api hitam, beberapa ular, dan kelelawar vampir juga memiliki kemampuan ini. 

Ahli etologi dari Universitas Colorado, Marc Bekoff, sangat terkesan dengan kemampuan ini. Ia bahkan menyebutnya sebagai sesuatu yang "memesona." Menyadari fakta ini, para ilmuwan bertanya-tanya apakah anjing juga bisa merasakan panas dengan hidung mereka atau tidak.

Mereka mengujinya dengan melakukan pemindaian MRI pada anjing-anjing yang terpapar objek yang memancarkan berbagai tingkat radiasi termal. Data yang dihasilkan menunjukkan kalau anjing bisa mencium "titik panas yang lemah."

2. Lasso locomotion

Tak hanya Wonder Woman, ular juga memiliki kemampuan yang disebut sebagai "lasso locomotion." Mereka menggunakannya untuk memanjat tiang layaknya seorang stripper. Pada masa Perang Dunia II, tentara Amerika membawa ular cokelat dari Australia, Papua Nugini, dan pulau-pulau Pasifik lainnya ke Pulau Guam.

Sayangnya, mereka malah memusnahkan sepuluh spesies burung endemik yang ada di sana. Untuk melindungi burung yang tersisa, ahli ekologi Universitas Negeri Colorado, Julie Savidge dan Tom Seibert, merekomendasikan untuk menaruh sarang burung di atas tiang logam.

Mereka berpendapat kalau ular tidak akan bisa memanjat permukaan sehalus itu. Sebaliknya, beberapa ular justru dapat memanjat tiang itu layaknya sebuah laso yang melingkar. Seibert pun memasukkan lasso locomotion ke dalam lima gerakan ular, di mana empat lainnya adalah merayap, gerakan bujur sangkar, undulasi lateral, dan gerakan concertina.

3. Magnetoreception

Migrasi Burung (via washingtonpost.com)

Kemampuan anjing untuk mencium panas bukan satu-satunya kemampuan menakjubkan hewan yang baru-baru ini ditemukan oleh para ilmuwan. Sudah lama diketahui kalau hewan-hewan seperti burung, salamander, dan katak dapat melakukan navigasi dengan merasakan "medan magnet" bumi. Kemampuan ini dikenal sebagai magnetoreception.

Uniknya, anjing juga memiliki kemampuan ini. Seorang ahli biologi bernama Catherine Lohmann menjelaskan kalau anjing sering menggunakan kemampuan ini ketika berada di wilayah asing. Kemampuan ini juga mereka pakai saat berburu atau melakukan tugas lainnya.

4. Mengubah bentuk kulit

tyla.com

Katak hujan yang bisa berubah pertama kali ditemukan pada tahun 2006 di hutan hujan Ekuador. Kemampuannya untuk mengubah tekstur kulit dari kasar dan "berduri" menjadi "halus" membuat seorang ilmuwan mengira kalau ia mengambil spesimen yang salah.

Para ilmuwan juga telah meneliti spesies katak kedua, yaitu katak perampok Sobetes, yang memiliki kemampuan yang sama. Sekarang, para ilmuwan berpikir kalau beberapa spesies amfibi lain mungkin dapat mengubah bentuk tubuhnya juga. 

5. Merasakan empati

bugtech.com

Seperti banyak hewan lainnya, hewan pengerat juga adalah makhluk sosial yang hidup berkelompok. Mereka sangat bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup. Para ilmuwan pun bertanya, apakah mereka juga bisa merasakan sakit satu sama lain? Atau, bisakah mereka merasakan empati?

Para ilmuwan pun membagi subjek tikus ke dalam tiga kelompok, di mana masing-masing akan diberikan jenis stres yang berbeda. Ekor para tikus di kelompok pertama akan dicubit, kelompok kedua disuntik formalin, sedangkan kelompok ketiga dibius.

"Tikus-tikus ini bisa mengetahui tikus yang sedang kesakitan dengan menggunakan isyarat visual," kata salah satu peneliti seperti dilansir dari jurnal Brain and Behavior. Namun tikus lain, alias "teman kandang" dari hewan yang kesakitan tidak menunjukkan empati terhadap penderitaan korban, melainkan pada anestesi atau formalin yang disuntikkan padanya.

6. Indra perasa yang luar biasa

unsplash.com/Brett Jordan

Perasa adalah reseptor yang luar biasa, yang bisa mendeteksi semua rasa mulai dari es krim vanila hingga buah zaitun. Dalam hal ini, selera makan tikus telah memancing para ilmuwan untuk meneliti indra perasa dan kemampuan pengecap yang mereka miliki

Rasa biasanya diklasifikasikan menjadi lima jenis: pahit, manis, asin, asam, dan umami (gurih). Berkat indra perasa tikus, gambaran ini menjadi jauh lebih kompleks.

Ketika ahli neurofisiologi Debarghya Dutta Banik dan rekannya menghilangkan sel-sel perasa tertentu dari indra perasa tikus, mereka langsung menanggapi berbagai rasa baru yang diperkenalkan pada mereka. 

Setelah subjek tikus disajikan dengan beberapa senyawa lezat, para ilmuwan menemukan kalau tikus memiliki "sekelompok sel" yang mampu merasakan banyak bahan kimia di berbagai kelas. Lebih lanjut lagi, otak mereka juga memengaruhi indra perasa tikus.

Kathryn Medler, seorang ahli saraf di Universitas di Buffalo di New York, mengatakan kalau indra perasa sangat penting dalam kelangsungan hidup spesies. Faktanya, indra perasa tikus dan manusia bekerja dengan cara yang sama. Para ilmuwan pun mengira kalau indra perasa dapat dikembalikan ke pasien yang menjalani terapi kemoterapi.

7. Mengukur waktu

pexels.com/42 North

Tak hanya manusia, hewan juga bisa mengetahui waktu. Daniel Dombeck, pemimpin penelitian yang dilakukan di Universitas Northwestern, mengatakan kalau anjing, seperti hewan lainnya, memiliki "representasi waktu" yang eksplisit di dalam otak mereka sehingga dapat mengukur interval waktu.

Singkatnya, begitulah cara kucing peliharaan mengetahui kalau pemiliknya telat memberi mereka makan, atau anjing yang tahu kalau pemiliknya terlambat pulang ke rumah.

Semakin diteliti, kita semakin mengetahui berbagai kemampuan hebat yang dimiliki oleh para hewan. Sama seperti manusia, mereka juga memakai kemampuan-kemampuan unik tersebut untuk terus bertahan hidup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team