Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Katedral Notre-Dame Saigon, katedral ikonik Kota Ho Chi Minh, Vietnam
Katedral Notre-Dame Saigon, katedral ikonik di Kota Ho Chi Minh, Vietnam (commons.wikimedia.org/Diego Delso)

Intinya sih...

  • Katedral Notre-Dame Saigon berusia hampir 150 tahun dengan arsitektur Romanesque yang megah dan menjadi landmark ikonik di Vietnam.

  • Material pembangunan katedral diimpor dari Prancis, termasuk patung Bunda Maria Perdamaian, dan memiliki dua menara setinggi 60 m.

  • Katedral ini memiliki status kehormatan sebagai gereja basilika, mampu menampung lebih dari 1.200 jemaat, dan diterangi oleh kaca patri buatan perusahaan terkenal Prancis.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Notre-Dame Cathedral Basilica of Saigon yang memiliki nama resmi dalam bahasa Indonesia: Katedral St. Maria Imakulata adalah sebuah gereja Katolik Roma yang terletak di wilayah (ward/setara kelurahan) Saigon, Kota Ho Chi Minh. Sebenarnya kota tempat katedral tersebut berada secara resmi disebut Kota Ho Chi Minh (Ho Chi Minh City) namun penduduk lokal dan para wisatawan masih sangat sering menggunakan nama "Saigon" untuk menyebut pusat kota atau seluruh wilayah Kota Ho Chi Minh karena nilai historisnya.

Katedral Notre-Dame Saigon adalah gereja tempat kedudukan Uskup Agung Ho Chi Minh City. Sejumlah sumber informasi sejarah menuliskan bahwa katedral tersebut dibangun oleh administrator Prancis di Vietnam pada abad ke-19 dan mereka menamainya dengan nama Gereja Saigon. Nama Katedral Notre-Dame digunakan sejak tahun 1959 ketika patung Bunda Maria Perdamaian (Our Lady of Peace) dipasang di halaman depan gereja.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai salah satu katedral termegah dari wilayah Asia Tenggara ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini,yuk!

1. Arsitektur ikonik yang berusia hampir 150 tahun

Katedral Notre-Dame Saigon adalah bukti dedikasi umat Katolik Vietnam dalam melestarikan warisan suci mereka. Menurut laman Radio Veritas Asia, pembangunan konstruksi untuk gereja katedral baru tersebut dimulai pada tahun 1877 di atas gereja lama yang telah berdiri sebelumnya. Katedral Notre-Dame Saigon selesai dibangun pada tahun 1880 dengan gaya arsitektur Romanesque yang merupakan arsitektur yang memadukan unsur-unsur arsitektur dari Kekaisaran Romawi dan era Byzantium yang dicirikan oleh dinding tebal, jendela-jendela kecil, menara megah serta lengkungan-lengkungan kubah di lorongnya.

Berdiri megah di jantung kota, Katedral Notre-Dame Saigon bukan hanya sebagai tempat peribadatan umat Katolik dan obyek wisata yang paling banyak dicari dan dikunjungi, namun gereja tersebut juga merupakan landmark paling ikonik di Vietnam utamanya di Kota Ho Chi Minh. Telah berdiri hampir selama 150 tahun dengan strukturnya yang megah dan mengagumkan, katedral ini sering dianggap sebagai bangunan katedral terindah yang dibangun oleh Prancis di koloninya. Katedral tersebut berukuran panjang 93 m, lebar 35 m, dan kubah setinggi 21 m.

2. Materialnya diimpor dari Prancis

potret gerbang utama Katedral Notre-Dame Saigon (commons.wikimedia.org/Amore Mio)

Menurut laman Vinpearl, pada saat Katedral Notre-Dame Saigon dibangun, wilayah Vietnam masih berada dalam kekuasaan Prancis, dan material pembangunan gereja tersebut diimpor langsung dari Prancis di bawah pengawasan arsitek terkemuka, Laksamana Bourard. Dinding luar katedral dibangun dengan batu bata dari Toulouse. Meskipun pihak kontraktor tidak menggunakan batu bata yang dilapisi khusus (coated), batu bata tersebut tetap mempertahankan warna merah cerahnya hingga hari ini. Batu bata merah terang katedral tersebut menciptakan eksterior yang menakjubkan secara visual dan memikat para pengunjung.

Pada tahun 1959, Uskup Joseph Pham Van Thien mengimpor patung Bunda Maria Perdamaian (Our Lady of Peace) dari Roma. Patung tersebut terbuat dari batu granit dan kemudian ditempatkan di lahan kosong di depan katedral. Katedral tersebut kemudian diresmikan dengan nama Katedral Notre-Dame setelah upacara penempatan patung Bunda Maria tersebut di tahun yang sama. Terdapat dua menara menjulang ke langit setinggi 60 m yang terbuat dari besi, menara tersebut menjadi rumah bagi 6 lonceng perunggu bertenaga listrik yang dentingannya dapat terdengar hingga jarak 10 km.

3. Memiliki status kehormatan sebagai gereja basilika

potret tampak samping Katedral Notre-Dame Saigon (commons.wikimedia.org/Ottre)

Selain statusnya sebagai katedral atau gereja tempat kedudukan Uskup Agung Ho Chi Minh City, Katedral Notre-Dame Saigon juga merupakan gereja Katolik yang memiliki status kehormatan sebagai gereja basilika (minor basilica). Status basilika adalah status kehormatan yang diberikan Takhta Suci Vatikan kepada sejumlah bangunan gereja Katolik di seluruh dunia karena nilai sejarah dan signifikansinya sebagai tempat peribadatan dan peziarahan umat.

Pada tahun 1962, Paus Yohanes XXIII mengeluarkan dekrit untuk Katedral utama Saigon saat itu dan memberikannya status kehormatan sebagai gereja basilika. Sebuah gereja basilika memiliki hak istimewa untuk dapat membawa ombrellino, payung berwarna merah dan emas yang secara tradisi digunakan untuk melindungi Paus dari sinar matahari dan sebuah lonceng kecil di atas tiang yang secara tradisional menandakan kedatangan paus. Selain itu gereja basilika memiliki hak istimewa untuk menambahkan logo kunci kepausan (crossed papal keys) ke panji-panji, perabotan dan segel (stamp) gerejanya.

4. Mampu menampung 1.200 jemaat

potret lorong utama (nave) dan interior Katedral Notre-Dame Saigon (commons.wikimedia.org/Diego Delso)

Menurut laman Autour Asia, Katedral Notre-Dame Saigon mampu mengakomodasi hingga lebih dari 1.200 orang, katedral ini berfungsi sebagai tempat peribadatan dan komunitas yang penting bagi penduduk Katolik setempat. Berbeda dengan banyak gereja di Vietnam, arsitektur katedral ini menganut "open concept" di mana katedral ini tak memiliki pagar atau tembok yang biasanya mengelilingi bangunan sebuah gereja. Keterbukaan tersebut menciptakan suasana unik yang mengundang pengunjung untuk merasakan persatuan secara spiritual.

Katedral Notre-Dame Saigon merupakan tempat peribadatan umat Katolik yang masih aktif karenanya terdapat jadwal perayaan misa reguler utamanya pada hari Minggu. Sejumlah sumber informasi menuliskan, untuk hari Minggu terdapat 7 perayaan misa yang diadakan di pagi dan sore hari. Di pagi hari akan ada misa dalam bahasa Inggris pada pukul 5.30, 6.45, 8.00 dan pukul 9.30 pagi. Kemudian ada 3 misa di sore hari pada pukul 16.00, 17.30 dan 18.30. Terkadang jadwal misa juga dapat berubah jika ada acara khusus.

5. Memiliki ornamen kaca patri buatan perusahaan terkenal Prancis

potret ornamen kaca patri buatan perusahaan kaca patri terkenal Lorin firm dari Chartres (commons.wikimedia.org/Diego Delso)

Dilansir Origin Vietnam, Katedral Notre-Dame Saigon diterangi oleh 56 jendela kaca patri (stained glass window) termasuk 31 jendela berbentuk dekorasi mawar dan jendela bulat besar (bull’s-eye windows) yang menciptakan efek pencahayaan yang indah sehingga menciptakan vibes spiritual yang dalam. Kaca patri tersebut memiiki peranan yang sangat penting dalam pencahaayan alami interior gereja.

Bias-bias indah cahaya matahari yang melewati kaca patri tersebut akan menyoroti detail arsitektur interior katedral dan menciptakan kesan ruang yang tenang dan sakral. Kaca patri Katedral Notre-Dame Saigon dibuat oleh perusahaan kaca terkenal asal Prancis Lorin de Chartres. Perusahaan tersebut dikenal ahli dalam merestorasi kaca patri abad pertengahan dan membuat banyak jendela kaca patri yang indah di seluruh dunia seperti di Katedral St. Patrick New York, Katedral Notre-Dame de Chartres di Prancis, dan Katedral St. Maria tak bernoda di Monaco.

Jangan lupa untuk berkunjung ke katedral yang megah dan bersejarah ini jika nanti ada kesempatan untuk berwisata ke Vietnam, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team