Sebagaimana diketahui dari catatan sejarah, sejumlah sungai besar yang mengalir di berbagai negara turut menjadi bagian penting dalam membangun perjalanan kebudayaan dan peradaban negara tersebut yang jejaknya dapat ditelusuri hingga masa modern saat ini. Salah satu sungai tersebut adalah Sungai Litani yang mengalir di wilayah negara Lebanon yang saat ini tengah terdampak konflik peperangan antara militer Israel dengan kelompok Hizbullah di Lebanon. Sungai tersebut merupakan sungai terpanjang dan terpenting di Lebanon. Merupakan salah satu sumber utama air tawar, sumber irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (hydroelectricity) bagi Lebanon.
Sungai Litani juga menjadi saksi bisu konflik peperangan besar antara militer Israel dengan kelompok Hizbullah di masa lalu dan berkobar lagi saat ini. Menurut Associated Press, Sungai Litani disebutkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang mengakhiri Perang Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon pada tahun 2006. Resolusi tersebut menyerukan penghentian total permusuhan antara Israel dengan Hizbullah dan pembentukan zona demiliterisasi antara "Blue Line" (batas antara Israel dan Lebanon) dengan Sungai Litani, yang hanya mengizinkan militer Lebanon dan pasukan sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) yang boleh memiliki senjata dan peralatan militer di wilayah tersebut.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai salah satu sungai paling terkenal di Lebanon ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
