Potret kucing sedang makan (pexels.com/Mia X)
Mengubah jenis makanan sebenarnya sah-sah saja, apalagi bila kucing memasuki fase hidup baru. Anak kucing, dewasa, dan senior memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Selain itu, kondisi medis tertentu misalnya obesitas atau gangguan ginjal menuntut diet khusus.
Dilansir Purina, proses pergantian makanan kucing idealnya dilakukan dalam rentang sekitar 7–10 hari. Tujuannya supaya sistem pencernaan punya waktu beradaptasi dengan komposisi nutrisi yang baru. Pergantian mendadak berpotensi memicu muntah atau diare ringan. Karena itu, pendekatan bertahap jauh lebih disarankan.
Skema transisi yang umum direkomendasikan adalah sebagai berikut:
Hari ke-1 hingga ke-2: Sajikan 75% makanan lama dan 25% makanan baru.
Hari ke-3 hingga ke-4: Campurkan dengan perbandingan 50% makanan lama dan 50% makanan baru.
Hari ke-5 hingga ke-7: Gunakan 25% makanan lama dan 75% makanan baru.
Hari ke-8 hingga ke-10: Berikan 100% makanan baru.
Pola ini memberi waktu bagi tubuh kucing untuk menyesuaikan diri dan meminimalkan risiko gangguan pencernaan.