Berada di wilayah Tata Surya yang biasanya berubah sangat lambat, para astronom menemukan bahwa sebuah dunia kecil dan es di luar Saturnus sedang “membangun” sistem cincinnya sendiri secara real time. Tim astronom dari Brasil menemukan bahwa pita-pita material yang mengorbit di sekitar (2060) Chiron ternyata masih baru dan terus berkembang.
Chiron sendiri merupakan objek selebar 200 kilometer yang mengelilingi Matahari di antara Saturnus dan Uranus. Fenomena ini portal pengetahuan untuk memahami bagaimana cincin planet maupun objek kecil lain bisa terbentuk dan bertahan di ruang angkasa.