Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pelukis Terkenal dari Berbagai Negara Pra-Abad 21 Selain Italia
Frida Kahlo (tengah) (commons.wikimedia.org/Library of Congress)
  • Artikel membahas lima pelukis pra-abad 21 dari luar Italia yang berpengaruh besar dalam perkembangan gaya lukisan manusiawi setelah masa Renaissance.
  • Francisco Goya, Johannes Vermeer, Claude Monet, Frida Kahlo, dan Pablo Picasso masing-masing dikenal lewat karya ikonik yang mencerminkan realitas sosial, kehidupan sehari-hari, hingga ekspresi emosional mendalam.
  • Kelima pelukis tersebut menunjukkan bahwa seni lukis berkembang pesat tanpa tema keagamaan, menonjolkan sisi kemanusiaan dan kreativitas lintas budaya serta zaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebelum lukisan dengan bentuk gambar seperti Mona Lisa eksis, tokoh-tokoh yang digambar terlihat datar, kaku dan mirip satu sama lain. Perubahan mulai terjadi pada masa Renaissance di Italia. Pelukis Italia melakukan terobosan baru berpengaruh hingga saat ini yakni menerapkan gaya lukisan menjadi lebih manusiawi.

Sejumlah pelukis Italia menggambar tubuh manusia lebih proposional misalnya wajah mulai menunjukkan berbagai emosi dan gerakan tubuhnya terlihat lebih alami, seakan-akan hidup.

Hal ini memberikan inspirasi bagi pelukis di luar Italia. Para pelukis ini mengembangkan ciri khasnya masing masing dalam meng"hidup"kan karya lukisannya. Simak siapa saja list pelukis terkenal yang dimaksud tersebut.

1. Francisco Goya

Francisco Goya (commons.wikimedia.org/Museo del Prado)

Francisco Goya adalah pelukis asal Spanyol yang memiliki lukisan dengan banyak karya terkenal: The Third of May 1808 (1814) menggambarkan perlawanan Spanyol terhadap Napoleon Bonaparte. Charles IV Family (1800) menggambarkan potret keluarga Spanyol dengan pakaian sangat mewah dan perhiasan berkilau.

Los Caprichos (1799) memperlihatkan potret kehidupan sosial masyarakat Spanyol yang mengekspos kebodohan takhayul dan korupsi pada abad 18. Goya memulai studi seninya di Zaragoza dan kemudian menjadi murid pelukis istana, Francisco Bayeu. Ia mulai menjadi pelukis independen setelah studi di Italia.

2. Johannes Vermeer

Johannes Vermeer (commons.wikimedia.org/Gemäldegalerie Alte Meister)

Johannes Vermeer adalah pelukis terkenal asal Belanda yang lahir di kota Delft hidup di zaman keemasan Belanda yakni abad 17. Ciri khas lukisan adalah menggambarkan adegan-adegan kehidupan sehari-hari kelas menengah, dilansir Kids.kiddle.

Vermeer sangat memperhatikan setiap goresan yang ia hasilkan menggunakan pigmen warna bercahaya sehingga tampak sangat nyata. Diketahui hanya 34 karya lukisan dari Johannes Vermeer di mana hanya 3 lukisan yang memiliki tanggal: The Procuress (1656), The Astronomer (1668) dan The Geographer (1669).

The Procuress menggambarkan adegan transaksi prostitusi di sebuah ruangan. The Astronomer menggambarkan seorang ilmuwan yang mengamati alam semesta dengan memutar bola langit di meja. The Geographer menampilkan seorang ilmuwan mempelajari berbagai peta dan bola dunia.

3. Claude Monet

Claude Monet (commons.wikimedia.org/Flominator)

Claude Monet adalah pelukis asal Prancis dikenal dengan gaya lukisannya yang menonjolkan pemandangan alam di luar ruangan. Monet mendapatkan pendidikan menggambar pertama dari Jacques-Francois Ochard. Ia mendapat pelajaran berharga tentang warna dari karya John Constable dan Joseph Mallord William Turner.

Impression, Sunrise (1872) menampilkan pelabuhan dengan background warna oranye yang kontras dengan cahaya matahari. Seri Water Lilies (1890) menonjolkan refleksi cahaya di air. The Japanese Bridge (1899) menggambarkan jembatan di atas kolom teratai dengan warna cerah.

4. Frida Kahlo

Frida Kahlo (commons.wikimedia.org/Sotheby's)

Dalam industri pelukis, peran perempuan jarang disorot, tapi eksisnya Frida Kahlo mematahkan itu semua. Pelukis terkenal biasanya berasal dari Eropa, namun Frida Kahlo berasal dari Meksiko tepatnya di kota Coyoacan.

Frida Kahlo telah merilis 143 lukisan dan 55 potret dirinya sendiri. Las Dos Fridas (1939) menggambarkan Prida mengenakan dua pakaian: satunya berbaju tradisional Meksiko dan satunya lagi berbaju Eropa. Frida & Diego Rivera (1931) menampilkan Frida kecil memegang tangan Diego (suaminya kelak).

Fridakahlo.org menyebut, lukisan Frida Kahlo melalui The Frame (1938) adalah karya pertama dari seniman Meksiko abad 20 yang dibeli oleh museum ternama internasional, Louvre pada 1939.

5. Pablo Picasso

Pablo Picasso (commons.wikimedia.org/FredericaBern)

Umur dan karirnya yang panjang, membuat pelukis asal Spanyol bernama Pablo Picasso telah menelurkan sekitar 50 ribu karya seni meliputi lukisan, gambar, cetakan, patung dan keramik.

Nilai karya Pablo Picasso banyak berharga tinggi. Contoh Women of Algiers (Version O) (1954) terjual 179 juta dolar. Le Reve (1932) terjual 155 juta dolar. Boy with a Pipe (1905) terjual 104 juta dolar.

Guernica (1937) adalah lukisan monokrom menggambarkan kengerian pengeboman kota Guernica saat perang saudara Spanyol. The Weeping Woman (1937) menggambarkan sosok wanita yang menangis dengan gaya kubisme.

Johannes Vermeer, Francisco Goya, Claude Monet, Pablo Picasso dan Frida Kahlo semuanya adalah pelukis yang tidak lahir dan mengalami masa jaya di abad 21. Di sini saya menemukan bahwa tema lukisan 5 pelukis tersebut tidak membahas tentang agama sama sekali, membuktikan bahwa gaya lukisan manusiawi berkembang sangat pesat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team